Ngabubu Reog: Harmoni Budaya dan Kepedulian Sosial di Kota Batu

IMG-20250316-WA0064

Batu | Serulingmedia.com – Kota Batu kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kota budaya dengan penyelenggaraan “Ngabubu Reog” yang digelar oleh Sanggar Seni Satwika Tungga Wisti di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Minggu ( 16/3/2025 ).

Acara ini tidak hanya menampilkan atraksi seni yang memukau, tetapi juga menyebarkan semangat kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.

Pada Minggu, (16 /3/2025 )suasana di Jalan Indragiri Sumberejo tampak berbeda. Tujuh reog tampil secara bersamaan, menciptakan suasana yang megah dan penuh semangat.Kesenian reog, yang merupakan warisan budaya Nusantara, menjadi pusat perhatian warga yang melintas. Di balik gemuruh tabuhan kendang dan atraksi barongan yang memukau, ada makna yang lebih dalam: perpaduan antara budaya, spiritualitas, dan kebersamaan.

Ketua Sanggar Satwika Tungga Wisti, Sunarto alias Cak Gembong, mengungkapkan kegiatan berbagi takjil ini telah menjadi agenda tahunan yang rutin diadakan setiap bulan Ramadan.

Tahun ini, kegiatan tersebut telah memasuki tahun ke-16. Sebanyak 600 paket takjil dibagikan kepada warga dan pengendara yang melintas, sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang tengah menjalankan ibadah puasa.

” Kami ingin berbagi kepada warga yang sedang melaksanakan ibadah puasa dan kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan tahun ini yang ke 16. Selain berbagi kami juga menghibue dengan main reog “ungkap Sunarto.

Lebih dari sekadar aksi berbagi, Ngabubu Reog juga memiliki tujuan edukatif. Sunarto menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi media pembelajaran bagi siswa sanggar dalam meningkatkan kepedulian sosial.

Saat ini, Sanggar Satwika Tungga Wisti memiliki 67 siswa, dengan 38 di antaranya aktif berlatih secara rutin, sementara sisanya merupakan pekerja yang hadir ketika ada acara tertentu.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa seni bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana untuk memperkuat solidaritas sosial.

Seni reog yang dipadukan dengan kegiatan berbagi menunjukkan bahwa kebudayaan dapat menjadi jembatan untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan.

Dengan tetap menjaga tradisi dan membangun kepedulian sosial, Sanggar Satwika Tungga Wisti telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat Kota Batu.

Ngabubu Reog bukan hanya sebuah perayaan seni, tetapi juga refleksi dari semangat gotong royong dan kehangatan komunitas. Kegiatan seperti ini patut diapresiasi dan didukung agar budaya tetap lestari dan nilai-nilai kebersamaan terus terjaga di tengah perkembangan zaman.( Eno).