Mengurai Keraguan: Strategi Priyo Sudibyo ‘Bogank’ untuk Membenahi PDAM Tugu Tirta Kota Malang
Malang | Serulingmedia.com – Banyak pihak memandang sebelah mata dan meragukan kompetensi Priyo Sudibyo, yang lebih dikenal dengan nama Bogank, sebagai kandidat kuat untuk menduduki jabatan Direktur Utama (Dirut) Tugu Tirta Kota Malang.
Dalam diskusi dan sinau bareng dengan PWI Malang Raya Bogank membeberkan berbagai program strategis yang ia siapkan untuk membenahi PDAM Tugu Tirta, jika terpilih menjadi Dirut PDAM Kota Malang.
Bogank menjabarkan program-programnya yang fokus pada solusi terhadap berbagai permasalahan di PDAM Tugu Tirta.
Sebagai salah satu dari tiga kandidat yang lolos seleksi calon Dirut PDAM Kota Malang, Bogank menyadari keraguan banyak pihak terhadap dirinya.
“Banyak meragukan kemampuan saya. Padahal saya berpengalaman sebagai Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Kabupaten Malang,” ungkap Bogank, Jumat (12/07/2024).
Disebutkan, keraguan tersebut mungkin timbul karena latar belakangnya sebagai mantan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Malang. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa ia adalah lulusan terbaik Diklat Manajemen Air Minum Tingkat Madya. Lebih dari itu, ia memiliki pengalaman konkret dalam menangani masalah sumber air di Sumber Pitu dan Wendit, yang merupakan sumber utama PDAM Kota Malang.
” saya ini memiliki sertifikat Manajemen Air Minum Tingkat Madya bahkan sudah berpengalaman dalam menangani masalah sumber air di Sumber Pitu dan Wendit yang menjadi sumber utama PDAM Kota Malang “papar Bogank.
Bogank tidak hanya mengandalkan pengalamannya, tetapi juga berbagai program strategis yang telah ia rancang.
Bogank memaparkan konsep guna meningkatkan pendapatan perusahaan air minum daerah tersebut.
Langkah pertama yang diusulkannya adalah pelaksanaan audit administrasi dan audit keuangan sebelum pelantikan jajaran direktur yang baru.
Menurut Bogank, langkah ini sangat penting sebagai bentuk pertanggungjawaban dari pimpinan sebelumnya serta untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan PDAM.
Audit administrasi akan memberikan gambaran yang jelas mengenai tata kelola dan prosedur internal yang selama ini berjalan di PDAM.
” berbagai masalah yang mungkin tersembunyi dapat teridentifikasi dan ditangani dengan tepat. Sementara itu, audit keuangan akan memastikan bahwa laporan keuangan yang ada mencerminkan kondisi sebenarnya dan mematuhi standar akuntansi yang berlaku.Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan dana dan memastikan bahwa keuangan perusahaan dikelola dengan baik ” papar Bogank.
Selain langkah audit, Bogank juga memiliki program untuk mengupayakan dana hibah dari pemerintah pusat guna menyehatkan kembali kondisi keuangan PDAM.
Kedekatannya dengan beberapa pejabat di pusat pemerintahan serta jaringan luas yang dimilikinya menjadi modal penting dalam upaya ini.
Dana hibah tersebut diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan infrastruktur PDAM, memperbaiki jaringan distribusi, dan meningkatkan kapasitas produksi air bersih.
Bogank optimis bahwa dengan suntikan modal melalui dana hibah, PDAM Tugu Tirta dapat kembali beroperasi dengan lebih baik.
Dengan perbaikan infrastruktur dan peningkatan kapasitas produksi, PDAM diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Malang.
” Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PDAM dan berpotensi meningkatkan pendapatan perusahaan ” lanjutnya.
Selain itu, Bogank juga berencana untuk menerapkan berbagai inovasi dalam operasional PDAM. Salah satunya adalah pengembangan sistem manajemen berbasis teknologi informasi untuk mempermudah monitoring dan pengelolaan operasional sehari-hari. Dengan sistem ini, diharapkan proses kerja akan menjadi lebih efisien dan efektif, sehingga dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan produktivitas.
Dengan kombinasi antara transparansi melalui audit, suntikan modal melalui dana hibah, dan penerapan inovasi teknologi, Bogank yakin bahwa PDAM Tugu Tirta dapat bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih sehat dan mampu meningkatkan pendapatannya. Upaya ini tidak hanya akan menguntungkan perusahaan, tetapi juga akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kota Malang yang dapat menikmati layanan air bersih yang lebih baik dan handal.( Har/Eno ).






