Mengapa Tahun 2024, Walikota Batu Harus Putra Daerah? Pandangan Abd. Madjid Terhadap Pasangan Nurochman dan Heli Suyanto
Batu I Serulingmedia.com – Tahun 2024 menjadi momen penting bagi Kota Batu dalam memilih sosok pemimpin yang tepat. Dalam konteks ini, Abd. Madjid, seorang tokoh yang pernah dua kali mencalonkan diri sebagai Walikota Batu, menyampaikan pandangannya yang kuat mengenai pentingnya memilih putra daerah sebagai pemimpin Kota Batu. Menurutnya, pasangan Nurochman (Cak Nur) dan Heli Suyanto (Mas Heli) adalah pilihan terbaik untuk memimpin Kota Batu. Mereka merupakan bagian integral dari komunitas wong Mbatu, yang lahir, tumbuh, dan bekerja di kota ini.

“ Karena memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan Kota Batu. Mereka tidak hanya mengenal Kota Batu secara geografis tetapi juga memahami baik tradisi sejarah, nilai sosial kemasyarakatan yang ada di Kota Batu “ ungkap Abd.Madjid yang kini lagi getol memproduksi Jus Herbal.
Abd. Madjid berpendapat bahwa Cak Nur dan Mas Heli memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan Kota Batu. Mereka tidak hanya memahami kota ini secara geografis, tetapi juga mengenal baik tradisi, sejarah, dan nilai-nilai sosial yang hidup di masyarakat. Ikatan ini menciptakan rasa tanggung jawab yang lebih besar dalam diri mereka untuk melayani dan membangun Kota Batu. Mereka tidak memandang kota ini hanya sebagai wilayah yang perlu dikelola, melainkan sebagai rumah yang harus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan demi kesejahteraan bersama.
Secara filosofis, kepemimpinan Cak Nur dan Mas Heli mencerminkan prinsip “kerjasama lokal.” Sebagai putra daerah, mereka telah mengalami suka duka hidup di Kota Batu, dan ini memberi mereka pemahaman yang lebih mendalam tentang kebutuhan nyata wong Mbatu. Kebijakan-kebijakan yang mereka ambil tidak hanya sebatas teori di atas kertas, melainkan langkah-langkah nyata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“ Cak Nur dan Mas Heli sebagai putra daerah yang merupakan perwujudan nyata dari konsep kedaulatan rakyat sebagai pemimpin yang lahir di Kota Batu, mereka menjadi simbol partisipasi masyarakat dalam pemerintahan “ Lanjutnya.
Selain itu, Abd. Madjid juga menekankan bahwa sebagai putra daerah, Cak Nur dan Mas Heli merupakan perwujudan nyata dari konsep kedaulatan rakyat. Mereka adalah simbol partisipasi masyarakat dalam pemerintahan, di mana hubungan antara walikota dan rakyat menjadi lebih erat dan saling mendukung. Hal ini menciptakan fondasi yang kokoh bagi demokrasi lokal yang sehat dan berkelanjutan.
Menurut Abd. Madjid, pemahaman Cak Nur dan Mas Heli tentang keinginan dan harapan wong Mbatu menjadi bekal penting bagi mereka untuk merumuskan visi dan misi pembangunan yang relevan dan sesuai dengan aspirasi masyarakat. Tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga soal menjaga warisan budaya dan tradisi yang ada di Kota Batu.
“ Tidak hanya itu Cak Nur dan Mas Heli sebagai putra daerah akan menjadi walikota dan wakil walikota Batu memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar “ tandasnya.
Abd. Madjid menegaskan bahwa Cak Nur dan Mas Heli, sebagai putra daerah, memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar dibandingkan calon lain yang tidak memiliki ikatan emosional dengan Kota Batu. Menjadi walikota bukan hanya soal ambisi politik, tetapi soal mewujudkan nilai-nilai moral dan integritas yang diwariskan oleh leluhur wong Mbatu.
Oleh karena itu, menurut Abd. Madjid, memilih putra daerah seperti Cak Nur dan Mas Heli sebagai pemimpin Kota Batu adalah langkah yang tepat untuk membawa kota ini menuju masa depan yang lebih baik. Dengan ikatan emosional yang kuat serta pemahaman mendalam tentang kebutuhan masyarakat, mereka diyakini mampu memimpin dengan hati dan visi yang selaras dengan aspirasi wong Mbatu.
Di akhir pandangannya, Abd. Madjid mengajak masyarakat Kota Batu untuk menjadi pemilih yang cerdas dan rasional. Ia menyoroti adanya calon walikota dari luar yang diduga menggoda warga Mbatu dengan berbagai cara. Abd. Madjid mengajak warga untuk tidak tergoda oleh iming-iming materi. Baginya, Cak Nur dan Mas Heli adalah sosok yang tepat untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan Kota Batu. Dengan memilih mereka, Abd. Madjid percaya bahwa wong Mbatu akan menjadi lebih sejahtera, dan Kota Batu akan menjadi tempat yang lebih baik untuk semua.
“ kita sebagai warga Kota Batu tentunya membutuhkan sosok walikota putra daerah seperti Cak Nur dan Mas Heli yang secara otomatis apabila angan-angan untuk menjadikan walikota ini terwujud kita akan mempunyai kebanggaan bahwa wong mbatu sudah menjadi pemilih yang cerdas dan rasional yang tidak bisa dibeli dengan uang. Seperti yang diisukan ada calon walikota yang mengadu nasib di Kota Batu, mirisnya selalu menggoda dengan berbagai cara. Oleh karena itu Ayo Wujudkan bersama Cak Nur dan Mas Heli menjadi walikota mbatu agar lebih sejahtera dan semuanya menjadi SAE “ Pungkas Abdul Madjid Independen Kota Batu. ( Eno ).






