Deklarasi Koalisi Wong Mbatu: Merajut Asa untuk Kota Batu yang Lebih Baik

WhatsApp Image 2024-08-29 at 05.50.45 (2)

Batu I Serulingmedia.com – Deklarasi Koalisi Wong Mbatu yang berlangsung di GOR Gajahmada pada Selasa, 28 Agustus 2020, menjadi ajang kebersamaan yang meriah, dihadiri lebih dari 2000 warga masyarakat dari berbagai lapisan. Dalam suasana penuh semangat dan antusiasme, GOR yang biasanya sepi kini bergemuruh oleh sorakan dan tepukan tangan pendukung yang datang untuk menyaksikan pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Batu, Nurochman dan Heli Suyanto.

Diiringi alunan musik khas Wong Mbatu, kedatangan Nurochman dan Heli Suyanto di GOR Gajahmada setelah mendaftar ke KPU Kota Batu disambut dengan histeria ribuan pendukung. Teriakan “Cak Nur… Cak Nur…” menggema memenuhi ruangan, menciptakan suasana layaknya konser artis ibu kota. Dengan mengenakan pakaian serba putih dan celana hitam, lengkap dengan udeng khas Kota Batu, Nurochman dan Heli Suyanto turun dari mobil mereka dengan senyum ramah, menyapa setiap pendukungnya dengan penuh kesabaran, layaknya seorang bintang yang dielu-elukan.

Massa yang hadir berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, pedagang kaki lima, musisi, karang taruna, hingga masyarakat umum. Mereka berbaur menjadi satu, menyuarakan harapan dan dukungan kepada pasangan calon yang dianggap mewakili aspirasi asli masyarakat Kota Batu.

Dalam pernyataan Hasan Abdillah, ketua pelaksana kegiatan ini, disampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar acara politik biasa, melainkan sebuah manifestasi dari kerinduan dan kepedulian warga Batu terhadap sosok pemimpin yang benar-benar asli putra daerah.

“Ini gerakan didasari atas kepedulian dan kerinduan warga mbatu dengan sosok walikota dan wakil walikota yang asli nyell putra terbaik kota ini, tidak ada perbedaan status sosial, semua kumpul jadi satu untuk satu tujuan: Nurochman – Heli Suyanto menang di Pilkada 2024. Ini momentum bersejarah, koalisi rakyat Batu bersatu untuk putra daerah nyell asli wong mbatu sing mimpin,” tegasnya.

Deklarasi ini bukan hanya menjadi ajang politik, tetapi juga wadah untuk menampilkan kekayaan budaya dan seni yang dimiliki Kota Batu. Beragam pertunjukan seni turut meramaikan acara, mulai dari penampilan Black Coffee Band, tari nasional oleh Putri Tari, teaterikal monolog “Sajak Wong Mbatu”, hingga narasi puitik “Mbatu Sae” dan Munajat Akbar “Sholawat Badar”. Setiap penampilan ini merefleksikan karakter masyarakat Batu yang santai namun tetap berkelas dan penuh makna.

Visi “MBATU SAE” dan Janji Nawa Bhakti

Nurochman dan Heli Suyanto tidak hanya sekadar tampil di depan para pendukung, tetapi juga memperkenalkan visi besar mereka untuk Kota Batu, yang mereka namakan “MBATU SAE”. Akronim ini mencakup nilai-nilai (M)adani, (B)erkelanjutan, (A)grokreatif, (T)erpadu, (U)nggul, (S)inergi, (A)komodatif, dan (E)ekologis. Visi ini menggambarkan tekad mereka untuk membawa Kota Batu menuju arah yang lebih baik, selaras dengan karakter masyarakat Wong Mbatu yang dikenal santai namun tetap berkualitas.

Lebih jauh, pasangan ini juga mengungkapkan sembilan program pembangunan yang dikenal dengan istilah “Nawa Bhakti”. Program-program ini meliputi peningkatan insentif bagi petugas pelayanan masyarakat, pencetakan 1000 sarjana per tahun, pembangunan mall UMKM, pembangunan kawasan industri pengolahan sampah, pengembangan smart and integrated farming, pembangunan sport center, hingga Batu Artpreneur dan SMK kesenian. Semua program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batu secara menyeluruh.

Acara deklarasi ini, yang bertajuk “KeMbatuan,” bukan hanya menjadi ajang berkumpul dan bersuka cita, tetapi juga simbol dari kebangkitan dan persatuan masyarakat Kota Batu untuk masa depan yang lebih baik. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Nurochman dan Heli Suyanto berhasil membangun momentum bersejarah, memperkuat tekad masyarakat Batu untuk bersatu di bawah kepemimpinan putra daerah yang tulus dan berdedikasi. Deklarasi ini menjadi bukti nyata bahwa suara rakyat Batu siap menggema lebih keras, memperjuangkan kepemimpinan yang berpihak pada kesejahteraan dan keadilan bagi semua.

Dengan harapan yang besar, masyarakat Kota Batu kini menyongsong Pilkada 2024 dengan semangat baru, siap memperjuangkan pemimpin yang benar-benar berasal dari hati mereka, yang memahami dan memperjuangkan aspirasi mereka. Semoga momentum ini menjadi awal dari perjalanan baru menuju Kota Batu yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.( Eno )