Memerangi Ancaman Narkoba di Kota Batu: Tantangan dan Upaya Preventif
Batu – Serulingmedia.com – Dalam peringatan Hari Ulang tahun ke-77 Reserse Polri, Jajaran Satresnarkoba Polres Batu yang merupakan bagian dari kegiatan Serse terus mengintensifkan program penyuluhan sebagai langkah preventif,selain penegakan hukum.
Program ini diharapkan mampu menekan angka penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan remaja, dengan memberikan edukasi tentang bahaya narkoba sejak dini.
Kasat Resnarkoba Iptu Ariek Yuly Irianto, SH., MM.mengungkapkan momentum ulang tahun ke-77 Reserse Polri ini menjadi pengingat akan pentingnya peningkatan profesionalisme aparat dalam menghadapi dinamika kejahatan yang terus berkembang. Dukungan teknologi, pelatihan berkelanjutan, dan sinergi dengan institusi terkait menjadi kunci untuk menciptakan rasa aman dan keadilan di masyarakat
“ Narkoba terus menjadi ancaman serius yang merusak masa depan generasi muda di berbagai daerah, termasuk Kota Batu. Satuan Reserse Narkoba Polres Batu bekerja keras dalam memerangi peredaran barang haram ini “ ungkap Kasat Resnarkoba usai mengadakan Tasyakuran HUT Reserse ke-77 bersama Satreskrim Polres Batu, Senin ( 9/12/2024 ).

Disebutkan, hingga tahun 2024, Satresnarkoba Polres Batu telah mengungkap 97 kasus narkoba yang telah memasuki tahap penyidikan, dengan jenis narkoba paling dominan adalah pil koplo. Ironisnya, mayoritas pengguna berasal dari kalangan pelajar, yang seharusnya berada dalam fase membangun masa depan.
“ Kami telah mengantarkan 97 kasus ke tahap penyidikan “ papar Iptu Ariek.
Diungkapkan, Fenomena yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa Kota Batu tidak hanya menjadi wilayah konsumsi narkoba, tetapi juga digunakan sebagai tempat penyimpanan sebelum barang haram tersebut disebarkan ke berbagai kota di Indonesia.
Modus ini memanfaatkan Kota Batu sebagai area transit strategis karena lokasinya yang cukup terpencil namun memiliki aksesibilitas yang baik ke kota-kota lain.
Sebagai respons, Polres Batu telah mengambil langkah tegas dengan menindak pabrik atau home industry yang memproduksi narkoba dan minuman keras ilegal. Tindakan ini tidak hanya menyasar jaringan besar tetapi juga melumpuhkan akar permasalahan yang ada di lapangan.
Selain upaya penegakan hukum, Satresnarkoba Polres Batu juga menekankan pentingnya langkah preventif melalui program penyuluhan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama remaja, tentang bahaya narkoba serta dampak buruknya terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial.
“ Penyuluhan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti sekolah, lembaga pendidikan, komunitas lokal, dan organisasi kepemudaan. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran sejak dini, sehingga generasi muda dapat lebih waspada terhadap ancaman narkoba “ lanjutnya.
Tantangan dan Harapan
Memerangi peredaran narkoba bukanlah tugas yang mudah, terutama dengan semakin canggihnya jaringan distribusi yang terus beradaptasi terhadap upaya pemberantasan. Namun, dengan sinergi antara penegakan hukum yang tegas dan program preventif yang berkesinambungan, langkah Polres Batu menjadi harapan bagi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan sehat.
Kedepannya, penting bagi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun individu, untuk turut berperan aktif dalam memerangi narkoba. Dengan kerja sama yang solid, Kota Batu dapat menjadi daerah yang bebas dari ancaman narkoba, serta mampu melindungi generasi muda dari jeratan barang haram yang merusak masa depan mereka. ( Eno ).






