M. Riffat Abyan, Pesilat Muda SMA Al Hikmah IIBS yang Menorehkan Prestasi Lewat Disiplin dan Kerja Keras
Batu | Serulingmedia.com – Bagi M. Riffat Abyan, prestasi bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Di balik medali yang kini ia genggam, tersimpan proses panjang berupa latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta tekad untuk terus menjadi lebih baik.
Siswa kelas XI-1 SMA Al Hikmah IIBS Kota Batu itu berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara II pada ajang Malang Championship VI yang berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang, pada 24–26 Juli 2026.
Kejuaraan pencak silat tersebut diikuti atlet dari berbagai daerah dan menjadi salah satu kompetisi bergengsi bagi pesilat muda.
Capaian itu menjadi bukti bahwa kerja keras yang selama ini dijalani Riffat membuahkan hasil. Di tengah persaingan yang ketat, ia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berdiri di podium juara.
Riffat mengaku keberhasilan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus menambah kepercayaan dirinya untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
“Saya merasa sangat bangga dan lebih percaya diri setelah mendapatkan prestasi ini. Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berusaha menggapai prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Meski telah meraih hasil membanggakan, Riffat memilih tidak cepat berpuas diri. Ia menilai setiap kemenangan merupakan awal dari tantangan baru yang harus dijawab dengan latihan lebih keras.
Ke depan, ia menargetkan dapat terus istiqamah berlatih, meningkatkan kemampuan teknik maupun mental bertanding, serta menjaga kedisiplinan dalam setiap proses latihan.
Baginya, usaha harus selalu diiringi doa agar setiap langkah mendapat kemudahan dan keberkahan.
Riffat juga berharap SMA Al Hikmah IIBS terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, dukungan sekolah menjadi faktor penting dalam membangun semangat peserta didik untuk berprestasi.
Kepala SMA Al Hikmah IIBS, Ahmad Fais, memberikan apresiasi atas keberhasilan anak didiknya tersebut. Ia menyebut prestasi Riffat merupakan hasil sinergi antara kerja keras siswa, dukungan keluarga, pelatih, dan lingkungan sekolah yang terus mendorong budaya berprestasi.
“Prestasi bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Teruslah rendah hati, disiplin, dan jangan pernah berhenti berlatih. Jadikan setiap keberhasilan sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, serta menginspirasi teman-teman lainnya. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan di tingkat yang lebih tinggi dan membawa nama baik SMA Al Hikmah,” katanya.
Bagi SMA Al Hikmah IIBS, keberhasilan Riffat bukan sekadar raihan medali.
Prestasi tersebut menjadi cerminan bahwa pendidikan tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga karakter, sportivitas, dan daya juang peserta didik.
Kisah M. Riffat Abyan diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya untuk berani bermimpi besar, berproses dengan sungguh-sungguh, serta membuktikan bahwa prestasi dapat diraih melalui kerja keras, disiplin, dan doa yang tidak pernah putus.( Eno).






