LSDP Dorong Batu Benahi Sampah dari Hulu, TPA Tlekung Diproyeksikan Jadi TPST

1937003_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Pemerintah Kota Batu memperkuat pembenahan tata kelola persampahan dari hulu hingga hilir melalui Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP).

 

Program ini diarahkan untuk mengubah pola pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan di sumber, pengolahan, hingga penanganan residu.

 

Penguatan sistem tersebut dibahas dalam Kunjungan Lapangan Program LSDP di Ruang Rapat Utama, Balai Kota Among Tani, Kamis (27/8/2026).

Wali Kota Batu Nurochman menegaskan, persoalan sampah tidak bisa lagi diselesaikan hanya dengan mengandalkan pengangkutan dari rumah tangga menuju tempat pembuangan.

“Tidak cukup hanya mengandalkan pengangkutan dan pembuangan. Kita harus menyelesaikan persoalan sampah secara fokus, terkonsentrasi, dan total,” tegas Nurochman.

Menurutnya, perubahan harus dimulai dari sumber. Pemilahan sampah dari rumah tangga perlu dibangun menjadi kebiasaan masyarakat sehingga sampah yang masuk ke sistem pengolahan dapat ditangani sesuai jenisnya.

Pemkot Batu juga akan mendorong pelaku usaha, khususnya hotel, restoran, kafe, serta pengelola tempat wisata, untuk memiliki tanggung jawab lebih besar dalam pengelolaan sampah yang dihasilkan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat Batu merupakan kota wisata dengan aktivitas ekonomi dan kunjungan masyarakat yang turut menghasilkan volume sampah cukup besar.

Di sisi hilir, Pemkot Batu mengarahkan TPA Tlekung bertransformasi menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

 

Transformasi ini diharapkan mampu mengurangi sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir dengan meningkatkan proses pemilahan dan pengolahan.

Dengan pola tersebut, sampah tidak lagi dipandang semata sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi sebagai material yang masih dapat dimanfaatkan kembali melalui proses pengolahan.

Statisisi Ahli Pertama Ditjen Bina Bangda Kemendagri Ahmad Azam Al Asy’raf mengatakan, Program LSDP mendorong pemerintah daerah membangun sistem persampahan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ia berharap penguatan tata kelola persampahan di Kota Batu dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun pelayanan publik yang lebih efektif.

Program LSDP dengan demikian tidak hanya menempatkan persoalan sampah sebagai urusan kebersihan, tetapi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan dasar sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di daerah wisata. ( Eno).