UIN Malang Hadirkan Posko Kesehatan Gratis di Muktamar ke-35 NU
Jombang | Serulingmedia.com-Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang turut mengambil peran dalam menyukseskan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang resmi dibuka Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., hadir dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan kelembagaan sekaligus komitmen UIN Malang untuk memberikan kontribusi nyata di tengah agenda besar organisasi Islam tersebut.
Tak sekadar menghadiri Muktamar, Prof. Ilfi memastikan kehadiran UIN Malang membawa manfaat langsung bagi warga Nahdliyin.
Melalui Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), UIN Malang membuka Posko Konsultasi dan Cek Kesehatan Gratis di lokasi Muktamar.
Layanan kesehatan itu melibatkan sivitas akademika FKIK bersama Alumni Berdampak UIN Malang. Warga Nahdliyin yang hadir dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan tanpa dipungut biaya.
Antusiasme warga terlihat dari silih bergantinya peserta Muktamar mendatangi posko kesehatan. Layanan tersebut menjadi bentuk kepedulian UIN Malang untuk membantu memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah padatnya rangkaian kegiatan Muktamar.
“UIN Malang mengabdi untuk negeri. Untuk agama, bangsa, dan negara. Karena itu, kami hadirkan posko konsultasi dan cek kesehatan gratis untuk warga Nahdliyin yang hadir dalam Muktamar ke-35 NU,” ujar Prof. Ilfi.
Menurutnya, layanan tersebut dihadirkan sebagai bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. UIN Malang ingin memastikan warga yang mengikuti Muktamar berada dalam kondisi sehat sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
Posko kesehatan UIN Malang juga mendapat perhatian dari Kementerian Agama. Kepala Subdirektorat Ketenagaan pada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, Muhammad Aziz Hakim, M.H., turut mengunjungi posko dan melihat langsung pelayanan yang diberikan.
Bagi UIN Malang, keterlibatan dalam Muktamar ke-35 NU menjadi bagian dari semangat “UIN Mengabdi”.
Semangat tersebut diwujudkan dengan menggerakkan keilmuan, sivitas akademika, serta sumber daya perguruan tinggi untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Melalui FKIK dan Alumni Berdampak, UIN Malang menegaskan bahwa pengabdian perguruan tinggi tidak berhenti pada ruang akademik.
Kehadiran posko kesehatan menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan dan kompetensi sivitas akademika dapat dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan langkah tersebut, UIN Malang tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan tinggi Islam dalam momentum Muktamar ke-35 NU, tetapi juga mengambil bagian dalam memberikan pelayanan sosial bagi warga Nahdliyin yang mengikuti agenda penting tersebut. ( Eno).






