KH. Marzuki Mustamar: Santunan Anak Yatim adalah Jalan Efektif Menjaga dan Merebut Iman

Screenshot_20240904-064900_Gallery

 

Batu | Serulingmedia.com – Dr. KH. Marzuki Mustamar, M.Ag, Pengasuh Pondok Pesantren Sabillur Rosyad Nggasek Karangbesuki Sukun Kota Malang, menegaskan pentingnya pemberian santunan sebagai cara efektif untuk menjaga dan merebut iman.

Dalam ceramahnya di hadapan warga RW 3 Jalan Utomo Rejo, Kelurahan Sisir, Kota Batu, beliau menyatakan bahwa menyantuni anak yatim bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga ibadah yang mendekatkan diri kepada Nabi Muhammad SAW.

“Jika kita menyenangi anak yatim dan menggembirakan mereka melalui santunan, itu sama dengan menyenangi Nabi Muhammad SAW. Nabi pun berjanji, bahwa siapa yang mengurus anak yatim, akan masuk surga dan dekat dengan beliau seperti dekatnya jari tengah. Sebaliknya, menyakiti anak yatim sama dengan menyakiti hati Nabi,” ujar KH. Marzuki Mustamar dalam acara penyerahan santunan kepada anak yatim dan janda muslimah, Selasa sore (3/8/2024).

Ketua panitia penyerahan santunan, Prof. Dr. Ir. Sukir Maryanto, melaporkan bahwa kegiatan ini sudah menjadi tradisi rutin warga RW 3 dan kini memasuki tahun ke-12.

“Ini murni hasil gotong royong warga RW 3 untuk memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Sejak awal, Pak Heli Suyanto selalu ikut serta membantu memberikan santunan,” jelas Sukir.

Pada tahun ini, sebanyak 24 anak yatim piatu dan 29 janda muslimah menerima santunan.

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu, Nurochman – Heli Suyanto, menyambut baik inisiatif warga RW 3 Kelurahan Sisir Batu sebagai wujud nyata kepedulian sosial terhadap anak yatim piatu dan janda muslimah.

“Saya bangga dan mendapatkan pelajaran luar biasa dari kegiatan yang sudah berlangsung selama 12 tahun ini. Ini adalah bukti kerukunan dan gotong royong yang terjalin dengan baik, dan hal semacam ini patut dikembangkan di Kota Batu. Jika sejak awal Pak Heli sudah terlibat, maka sekarang giliran saya untuk ikut serta,” ujar Nurochman.

KH. Marzuki Mustamar juga mengingatkan pentingnya pemimpin yang asli daerah, yang lahir dan besar serta berkomitmen membangun Kota Batu.

“Saya tidak menyebutkan siapa, tapi yang pasti, orang seperti itu akan setia dan amanah, tidak akan membawa kekayaan Kota Batu ke luar kota, karena dia asli Batu. Semoga pemimpin seperti itu tidak melupakan anak yatim dan janda muslimah,” pungkasnya.

Acara penyerahan santunan ini turut dihadiri oleh Lurah Sisir, Muh. Viata Aria Pranaka, S.STP, Camat Kota Batu, serta tokoh masyarakat setempat. (Eno)