Jagong Santai Pasangan Nurochman-Heli Suyanto di Warung Kikil Kasiman: Menyerap Aspirasi Masyarakat Kota Batu
Batu I Serulingmedia.com – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batu, Nurochman dan Heli Suyanto, mengadakan pertemuan informal dengan masyarakat di Warung Kikil Kasiman milik Budi Kabul, Selasa siang ( 3/9/2024 ).
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk menyerap aspirasi warga Kota Batu dari berbagai lapisan masyarakat.
“Kami mencoba mendekati semua elemen masyarakat dan mendengar apa yang selama ini dikeluhkan serta belum teradopsi dalam program pembangunan. Kami akan menampungnya dan tentu kita selaraskan dengan program Nawa Bhakti atau sembilan program yang sedang kami sosialisasikan ke masyarakat,” ungkap Heli Suyanto saat berbincang di sela-sela pertemuan tersebut.

Salah satu program yang masuk dalam Nawa Bhakti adalah pembangunan Mall UKM dan pembangunan kawasan industri pengolahan sampah. Kedua program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyediakan ruang bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memasarkan produk mereka, serta mengatasi permasalahan lingkungan melalui pengolahan sampah yang lebih efektif dan efisien.
Salah satu program unggulan dalam Nawa Bhakti yang diusung oleh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batu, Nurochman dan Heli Suyanto, adalah pembangunan Mall UKM dan kawasan industri pengolahan sampah. Program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mengatasi permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat Kota Batu. Dua aspek ini, ekonomi dan lingkungan, menjadi fokus utama yang diharapkan dapat berjalan beriringan guna menciptakan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Disebutkan, Pembangunan Mall UKM menjadi salah satu inisiatif yang sangat penting bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Batu. UKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah, yang tidak hanya menyediakan lapangan kerja bagi warga setempat tetapi juga menghasilkan produk-produk lokal yang memiliki nilai jual tinggi.
Dengan adanya Mall UKM, para pelaku usaha akan mendapatkan ruang yang representatif untuk memasarkan produk mereka, mulai dari kerajinan tangan, produk kuliner khas, hingga barang-barang kreatif lainnya. Mall ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang ramai, menarik tidak hanya warga lokal tetapi juga wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.
“ Keberadaan Mall UKM ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. Dengan fasilitas yang memadai, seperti area pameran, ruang pelatihan, dan sarana promosi digital, para pelaku UKM dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan mereka. Ini akan memberikan dampak positif pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Batu secara keseluruhan” tandas Heli.
Di sisi lain, pembangunan kawasan industri pengolahan sampah menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang kerap dihadapi oleh Kota Batu. Sebagai kota yang mengandalkan sektor pariwisata, Kota Batu membutuhkan pengelolaan sampah yang efektif dan efisien agar tetap menarik bagi wisatawan.
“ Kawasan industri pengolahan sampah ini akan menjadi pusat pengolahan yang terintegrasi, yang tidak hanya mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) tetapi juga mengolahnya menjadi produk yang bernilai ekonomis, seperti pupuk organik, bahan baku daur ulang, dan energi terbarukan “ lanjutnya.

Pendekatan ini tidak hanya akan membantu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kota Batu, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di sektor pengolahan sampah. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada dua aspek penting, yaitu peningkatan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja baru dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, program pembangunan Mall UKM dan kawasan industri pengolahan sampah ini menunjukkan komitmen pasangan Nurochman dan Heli Suyanto untuk membangun Kota Batu yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Dengan memberikan perhatian pada pengembangan ekonomi lokal dan pengelolaan lingkungan, program ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata atas permasalahan yang dihadapi masyarakat, serta membawa perubahan positif bagi masa depan Kota Batu.
Kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci sukses pelaksanaan program ini. Diharapkan, melalui dukungan dari berbagai pihak, program Nawa Bhakti dapat terealisasi dengan baik dan memberikan dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan di Kota Batu.
Jagong yang diadakan oleh pasangan Nurochman-Heli Suyanto ini bersifat nonformal dan lebih bersahaja. Masyarakat yang sedang makan atau minum di warung tersebut bebas berdiskusi secara santai dengan kedua calon pemimpin mereka. Suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan mencerminkan bagaimana pasangan asli Kota Batu ini benar-benar memahami kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Hal ini terlihat dari cara mereka menjawab setiap pertanyaan dan masukan yang disampaikan oleh warga dengan santai dan penuh kehangatan.
Dengan mengusung pendekatan yang lebih dekat dan langsung ke masyarakat, pasangan Nurochman-Heli Suyanto berharap dapat merangkul semua aspirasi dan menjadikannya sebagai bagian dari program kerja mereka jika terpilih nanti. Upaya ini juga menjadi bentuk komitmen mereka dalam menjalankan pemerintahan yang lebih inklusif dan mendengar suara rakyat.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan melalui Pembangunan Mall UKM dan Kawasan Industri Pengolahan Sampah. ( Eno )






