Kepedulian Arema FC kepada Keluarga Korban Kanjuruhan
Malang | Serulingmedia.com – Arema FC, klub sepak bola kebanggaan warga Malang, kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu berada di sisi para pendukung setianya, terutama dalam masa-masa sulit.
Setelah dinobatkan sebagai juara Piala Presiden 2024, manajemen Arema FC bersama dengan Presidium Aremania, kelompok suporter fanatik klub ini, melakukan aksi nyata dengan memberikan santunan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang terjadi tahun sebelumnya.

Dalam aksi ini, manajemen Arema FC diwakili oleh Tjiptadi Purnomo, sementara dari Presidium Aremania Utas diwakili oleh Simon dan Anwar.
Pada hari kedua, Jumat, 9 Agustus 2024, santunan tersebut diberikan kepada enam keluarga korban. Penyerahan dilakukan secara langsung dengan cara door to door, memperlihatkan kedekatan dan kepedulian yang mendalam dari pihak Arema FC terhadap keluarga yang kehilangan.
Keenam keluarga yang menerima santunan tersebut adalah keluarga El Vidualy di Jl. Simpang Megamendung Pisang Candi Sukun, Angger Aditya Permana di Jl. Bareng Raya 2C, Devi Ratnasari dan Much. Yulianto di Jl. Bareng Raya 11, Najwa Zalfa Abdillah di Jl. KH. Wahid Hasyim, dan Nafisatul Mukhoyaroh di Jl. Jaksa Agung Suprapto Dalam.
Dalam pernyataannya, Daniel, ayah dari El Vidualy, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada manajemen Arema FC.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Arema FC yang masih bersimpati dengan kami. Harapannya, Arema tetap bermain apa adanya, jangan kendor,” ujarnya penuh harap.

Hal serupa juga disampaikan oleh Suliani, ibu dari Nafisatul Mukhoyaroh, yang turut mendoakan agar Arema FC tetap jaya dan sukses.
“Arema FC mudah-mudahan tetap jaya, kita tetap bersama sambung silaturahmi, Arema FC harus tetap berjalan seperti yang diinginkan anak-anak kami,” ungkapnya dengan harapan besar.
Paman dari Devi Ratnasari dan Much. Yulianto, Doni, juga tak ketinggalan menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia berharap agar Arema FC selalu sukses dan terus berprestasi, seiring dengan doa-doa yang terus dipanjatkan oleh keluarga korban untuk keberhasilan klub kesayangan mereka.
Aksi yang dilakukan oleh manajemen Arema FC ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga wujud nyata dari tanggung jawab moral klub terhadap para pendukungnya.
Dengan menyisihkan sebagian hadiah dari kemenangan Piala Presiden 2024 untuk santunan, Arema FC telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli dengan prestasi di lapangan, tetapi juga memiliki hati yang besar untuk para pendukungnya yang sedang berduka.
Dalam momen ini, dapat dilihat bahwa olahraga, khususnya sepak bola, bukan hanya tentang kemenangan atau kekalahan. Lebih dari itu, sepak bola juga tentang solidaritas, empati, dan kebersamaan.
Arema FC telah memberikan contoh yang patut ditiru oleh klub-klub lain, bahwa kemenangan sejati bukan hanya diukur dari jumlah trofi yang diraih, tetapi juga dari seberapa besar dampak positif yang bisa diberikan kepada komunitas yang mendukungnya.
Langkah ini dapat memperkuat ikatan antara Arema FC dan Aremania, serta menjadi inspirasi bagi semua untuk selalu saling peduli dan mendukung, terutama di saat-saat sulit.
Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan kini tidak hanya merasa kehilangan, tetapi juga merasakan kehangatan dan dukungan dari klub yang mereka cintai. Harapan untuk Arema FC tetap jaya dan selalu berprestasi kini menjadi doa yang tak terpisahkan dari mereka yang pernah merasakan duka mendalam.( Eno ).






