Surabaya I Serulingmedia.com – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya tancap gas menekan maraknya aksi balap liar dengan memfasilitasi para pembalap herex melalui kegiatan latihan bersama yang digelar di Sirkuit Kenjeran Park, Surabaya, Sabtu malam (17/1/2026).
Kegiatan latihan bersama tersebut diikuti sebanyak 169 pembalap herex dan disaksikan sekitar 800 penonton. Latihan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan konsep latihan tanpa kelas dan menggunakan motor campuran, sehingga memberikan ruang kebebasan sekaligus pengalaman balap yang aman dan terkontrol.
Ketua IMI Kota Surabaya, Samsurin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian IMI dalam menyediakan wadah legal dan aman bagi anak-anak muda yang selama ini kerap menyalurkan hobinya melalui balap liar di jalan raya.
“Upaya IMI Kota Surabaya ini untuk memfasilitasi anak-anak yang selama ini menggunakan jalan raya sebagai ajang balap liar. Hari ini, 17 Januari, mereka kita kumpulkan di Kenjeran Park. Ini juga keinginan mereka sendiri karena lokasinya dekat dengan Kota Surabaya,” ujar Samsurin.
Ia menjelaskan, IMI Kota Surabaya sebenarnya telah menyiapkan beberapa opsi sirkuit lain. Namun, karena keterbatasan waktu persiapan, kegiatan latihan bersama akhirnya dipusatkan di Kenjeran Park.
“Awalnya kita menawari sirkuit, tapi karena waktunya terlalu mepet, akhirnya dilaksanakan di Kenjeran Park. Malam hari ini, kami dari pengurus IMI bersama sekitar 70 pembalap asal Kota Surabaya ikut dalam latihan bersama,” jelasnya.
Samsurin menegaskan, kegiatan latihan bersama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meminimalisir praktik balap liar yang berisiko tinggi dan melanggar hukum, sekaligus membuka jalan pembinaan bagi para pembalap muda.
“Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlangsung dan diminati oleh para pembalap liar, sehingga upaya kita dalam mencegah dan meminimalisir kegiatan ilegal tersebut bisa berhasil. Ini juga sejalan dengan program Wali Kota Surabaya serta tugas Kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya,” tegasnya.
IMI Kota Surabaya berkomitmen menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda berkelanjutan, sekaligus sebagai pintu masuk pembinaan prestasi agar para pembalap herex dapat berkembang ke jalur balap yang lebih profesional, aman, dan berprestasi.
(Agus /Eno)