Wakil Ketua ISSI Kota Batu Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah untuk Pengembangan Cabang Olahraga Bersepeda

WAKIL KETUA ISSI WIWIN PRANOTO

Batu I serulingmedia.Com –  Wakil Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Batu, Wiwin Pranoto, mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya dukungan dari Pemerintah Kota Batu dalam pengembangan cabang olahraga bersepeda. Meskipun atlet ISSI Kota Batu telah meraih prestasi gemilang baik di tingkat nasional maupun internasional, namun infrastruktur yang memadai untuk latihan masih belum tersedia.

Dalam sebuah wawancara dengan Serulingmedia.com, Wiwin Pranoto menyoroti kebutuhan akan sirkuit olahraga bersepeda yang memadai, terutama menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) 2025 di wilayah Malangraya. Hingga saat ini, belum ada langkah konkret dari Pemerintah Kota Batu untuk membangun sirkuit yang dapat digunakan oleh para atlet, sehingga mereka terpaksa menyewa fasilitas di Velodrome Sawojajar Kota Malang.

“ event Proprov IX Jatim 2025, semakin dekat, namun sampai saat ini belum ada niatan membangun sirkuit Pumtrack yang bisa dipergunakan untuk BMX,  XCR, XCO  termasuk roadbike.  Selama ini kami terpaksa nyewa di Velodrome Sawojajar Kota Malang “ ungkap Wiwin Pranoto.

Meskipun demikian, Wiwin Pranoto tetap bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh atlet ISSI Kota Batu, seperti Avos atlet Downhill Internasional, Purnomo pelatih dan atlet Downhill, Pandu satria Perkasa Atlet PON Jatim, peraih medali emas, Viko, Fajar dan Austian Jovi dan beberapa lainnya. Mereka telah membawa nama baik Kota Batu di kancah olahraga bersepeda, meskipun harus berlatih dengan dana pribadi.

“ mereka sudah membawa nama kota Batu sebagai atlet ISSI dan mereka berlatih sendiri dengan dana pribadi. Apalagi jika Pemkot Batu mendukung dengan membangunkan Sirkuit yang mega dan Warga dusun Songgoriti siap membantu mencarikan lokasi yang tepat. Mengingat selama ini sirkuit olahraga bersepeda berada di kawasan daerah Panas, seperti di di Banyuwangi, Pulau Mas Jakarta,  Yabis Jawa Barat, Yogja Youst centre.  jika kota Batu mempunyai sirkuit, maka banyak atlet luar Batu akan berlatih di sini. Pasti akan menjadi wahana yang sangat membanggakan dan pertama di Indonesia . Dijamin akan bermunculan atlet olahraga bersepeda seperti BMX,XCR dan XRO maupun Pusbike terbaik dari Kota Batu “ tandasnya.

Wiwin Pranoto juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kota Batu dapat mendukung pembangunan sirkuit olahraga bersepeda yang megah. Dengan adanya sirkuit tersebut, bukan hanya akan menjadi wahana tanding yang membanggakan, tetapi juga dapat menjadi ladang untuk mencetak atlet-atlet bersepeda berbakat dari Kota Batu dan peningkatan ekonomi rakyat.

Sementara itu, Lurah Songgokerto, Asyam Dhian Ramadhan S.STP, Ketika dikonfirmasi menyatakan  meskipun bukan ranahnya, namun ia telah berusaha mendukung pengembangan olahraga bersepeda dengan menyediakan lahan yang cukup luas di wilayah RW 3 dusun Songgoriti. Lahan itu dikenal dengan lapangan Songgo Maruto. Bahkan, ia telah mengajukan permohonan Pertek kepada kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batu  dengan biaya pribadi senilai Rp 7 juta untuk pembangunan lapangan sepak bola.

“ Kawasan itu memiliki luas kitar 2hektar, bisa untuk sepak bola, Tumtrack sarana BMX, XRO, XCR dan Pushbike dan lainnya, semua bergantung Pemkot kapan dilaksanakan kelanjutannya “ tandas Lurah Songgokerto.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batu akan membangun sirkuit bersepeda di kelurahan Songgokerto. Diharapkan sirkuit tersebut akan dibangun dengan standar internasional dan anggaran saat ini yang telah ditetapkan Dewan sekitar Rp1 miliar untuk pembangunan lapangan sepakbola.

“ katanya PJ. Walikota Batu sudah melakukan peninjauan bersama tim ke lokasi rencana Pembangunan sirkuit tersebut. Ketika hearing dengan dinas nanti, terkait persiapan Pelaksanaan Porprov akan saya tanyakan. Kapan mulai dibangunnya sirkuit olahraga bersepeda  jangan kemudian anggaran dimasukkan Silfa saja “ pungkas Khamim.

Ketua Komisi C berharap Pemerintah Kota Batu dapat segera mengambil langkah konkret dalam mendukung pengembangan olahraga bersepeda untuk mencetak lebih banyak lagi atlet berprestasi di masa mendatang dari Kota Batu. ( Eno )