Surabaya | Serulingmedia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair). Evita Olivia Firmanto, mahasiswi Program Studi Teknik Biomedis Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unair, berhasil lolos seleksi dan terpilih sebagai awardee DiscoverNUS Exchange Program 2026. Program pertukaran pelajar bergengsi tersebut akan berlangsung selama satu semester di National University of Singapore (NUS) pada Januari hingga Mei 2026.
Evita mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap DiscoverNUS sudah muncul sejak lama. Demi mewujudkan keinginannya, ia aktif mengumpulkan informasi proses seleksi melalui laman Airlangga Global Engagement (AGE) serta berdiskusi dengan para senior.
“Dari awal memang tertarik mengikuti DiscoverNUS. Saya mencari informasi seleksi lewat laman AGE dan kakak tingkat,” ujarnya.
Dalam proses seleksi, Evita harus menyiapkan sejumlah dokumen penting seperti sertifikat ELPT, transkrip nilai, personal statement, hingga paspor. Dari seluruh proses, penulisan personal statement menjadi bagian paling menantang.
“Saya mengalami kesulitan menjelaskan diri dalam tulisan. Karena itu saya mencari tips di YouTube dan membaca pengalaman orang lain agar bisa memahami cara menulis personal statement dengan tepat,” tuturnya.
Selama mengikuti DiscoverNUS, Evita menjalani perkuliahan dengan dua metode pembelajaran, yaitu lecture class dan tutorial lab class. Diskusi dua arah dengan dosen serta kesempatan presentasi membuatnya memperoleh pengalaman akademik yang lebih dalam.
Selain kegiatan akademik, Evita juga aktif mengikuti berbagai aktivitas kampus seperti art event, university event, hingga learning journey. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah kunjungan ke sejumlah perusahaan besar di Singapura, di antaranya Google, Grab, dan Changi Airport.
“Pengalaman yang paling tak terlupakan adalah saat mengunjungi Google. Saya mendapat wawasan tentang layanan pangan dengan konsep sustainability, diajak berkeliling, dan bahkan mencoba beberapa makanan yang tersedia,” jelasnya.
Evita berharap pengalamannya dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk tidak ragu mencoba peluang internasional. Ia menekankan pentingnya keberanian dan kesiapan sejak awal.
“Jangan ragu mendaftar. Kita tidak akan pernah tahu hasilnya kecuali mencoba. Keberanian harus dibarengi persiapan seperti mencari informasi dan menyiapkan semua dokumen dengan baik. Selain itu, penting mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru,” pesannya. (Dini/Eno)