Evaluasi SINTA Jadi Batu Loncatan, Fakultas Psikologi UIN Malang Bidik Scopus
Malang | Serulingmedia.com – Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tak ingin berhenti pada capaian akreditasi nasional.
Evaluasi terhadap dua jurnal yang dikelola fakultas, Psikoislamika dan JIPS (Jurnal Ilmiah Psikologi), kini dijadikan pijakan untuk membangun tata kelola publikasi ilmiah yang lebih kuat menuju indeksasi Scopus.
Agenda evaluasi dan pembenahan jurnal tersebut berlangsung di Perpustakaan Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa (11/8/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Fakultas Psikologi untuk meningkatkan mutu publikasi, memperkuat reputasi akademik, serta memperluas daya saing hasil riset di tengah tuntutan publikasi ilmiah yang semakin kompetitif.
Masukan dan hasil penilaian SINTA (Science and Technology Index) terhadap Psikoislamika dan JIPS menjadi salah satu bahan utama dalam proses evaluasi.
Sejumlah catatan menunjukkan masih terdapat aspek yang perlu diperbaiki agar pengelolaan jurnal mampu memenuhi standar publikasi ilmiah yang lebih tinggi.
Pembenahan diarahkan pada sejumlah sektor penting, mulai dari tata kelola, kualitas dan substansi artikel, proses editorial, sistem review, hingga peningkatan kapasitas reviewer.
Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Psikologi, Dr. Novia Sholichah, M.Psi., Psikolog, menegaskan bahwa penguatan kualitas jurnal harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.
“Kita tidak hanya mengejar indeksasi, tetapi bagaimana membangun kualitas publikasi ilmiah yang benar-benar baik. Evaluasi SINTA menjadi bahan penting bagi kita untuk melihat kekurangan sekaligus menentukan langkah perbaikan agar jurnal semakin berkualitas dan mampu memenuhi standar yang lebih tinggi,” ujar Dr. Novia.
Menurutnya, proses menuju indeksasi Scopus membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek. Kualitas artikel yang diterbitkan harus berjalan seiring dengan profesionalitas pengelolaan jurnal, proses editorial yang konsisten, serta keberadaan reviewer yang memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuan.
“Yang kita bangun bukan hanya jurnalnya, tetapi juga budaya akademiknya. Ketika budaya riset dan publikasi semakin kuat, maka kualitas artikel yang dihasilkan juga akan semakin baik,” lanjutnya.
Bagi Fakultas Psikologi, catatan dari SINTA tidak dipandang sebagai persoalan semata, melainkan sebagai peta jalan untuk berbenah.
Evaluasi menjadi momentum untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh dan memastikan setiap tahapan pengelolaan jurnal berjalan sesuai prinsip tata kelola publikasi ilmiah.
Dr. Novia menambahkan, keberhasilan menuju jurnal bereputasi internasional tidak dapat dicapai secara instan. Diperlukan konsistensi, kolaborasi, serta komitmen seluruh unsur akademik.
“Menuju Scopus tentu membutuhkan proses. Karena itu, yang paling penting adalah konsistensi dalam meningkatkan kualitas, memperkuat jejaring akademik, meningkatkan produktivitas riset, dan memastikan tata kelola jurnal berjalan secara profesional,” katanya.
Fakultas Psikologi menyadari perjalanan menuju indeksasi Scopus membutuhkan proses panjang dan konsisten. Tidak cukup hanya dengan memperbanyak artikel, tetapi harus dibarengi kualitas riset, konsistensi penerbitan, kredibilitas reviewer, profesionalitas editorial, serta tata kelola jurnal yang memenuhi standar internasional.
Karena itu, pembenahan Psikoislamika dan JIPS dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Standar nasional tetap menjadi fondasi, sementara orientasi pengembangannya diarahkan pada kebutuhan publikasi internasional.
Target Scopus juga ditempatkan dalam kerangka yang lebih besar, yakni membangun ekosistem akademik Fakultas Psikologi yang semakin produktif dan kompetitif.
Penguatan jurnal diharapkan mampu menjadi ruang bagi lahirnya penelitian psikologi yang berkualitas sekaligus memperluas kontribusi keilmuan sivitas akademika UIN Malang di tingkat nasional maupun global.
Kualitas publikasi, produktivitas penelitian, jejaring akademik, dan tata kelola jurnal menjadi mata rantai yang terus diperkuat.
Dengan demikian, Scopus bukan sekadar label yang hendak dikejar, melainkan konsekuensi dari proses panjang membangun kualitas.
Fakultas Psikologi menegaskan, pembenahan jurnal merupakan bagian dari investasi akademik jangka panjang. Evaluasi SINTA menjadi titik awal untuk memperbaiki fondasi, sementara target indeksasi internasional menjadi arah pengembangan.
Jika konsistensi tersebut terjaga, Psikoislamika dan JIPS bukan hanya diharapkan mampu menembus indeksasi internasional, tetapi juga menjadi etalase penelitian psikologi yang kredibel, relevan, dan memiliki daya pengaruh lebih luas.
Kalau Anda punya kutipan asli Dr. Novia, kirimkan saja. Saya bisa memasukkannya secara presisi agar tidak menjadi kutipan redaksional. ( Eno).






