El-Zawa UIN Malang Gelar Seleksi BARIZA 2026, Wujud Nyata Kepedulian Kampus bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Malang | Serulingmedia.com – El-Zawa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan studi mahasiswa melalui penyelenggaraan seleksi Program BARIZA (Bantuan Ringan UKT El-Zawa) Tahun 2026. Seleksi ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Januari 2026, bertempat di Kantor El-Zawa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Program BARIZA 2026 merupakan bentuk kepedulian konkret El-Zawa terhadap mahasiswa yang membutuhkan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap menunjukkan semangat, integritas, dan komitmen kuat dalam menempuh pendidikan tinggi.
Dalam pelaksanaannya, seleksi BARIZA 2026 melibatkan Kemahasiswaan Universitas sebagai wujud sinergitas antarunit pengelola bidang kemahasiswaan. Kemahasiswaan Universitas mendelegasikan dua tenaga pengelola beasiswa berpengalaman, yakni M. Iqbal Kuncaraningrat dan M. Mujtabah. Keterlibatan lintas unit ini dimaksudkan untuk memastikan proses seleksi berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh peserta.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 37 mahasiswa dinyatakan lolos tahap administrasi dan berhak mengikuti seleksi lanjutan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 mahasiswa akan ditetapkan sebagai penerima bantuan BARIZA Tahun 2026. Proses seleksi lanjutan difokuskan pada pendalaman kondisi ekonomi, kesiapan akademik maupun non-akademik, serta motivasi mahasiswa dalam mempertahankan dan menyelesaikan studinya.
Salah satu tim seleksi dari Kemahasiswaan Universitas, M. Mujtabah, menegaskan bahwa seleksi BARIZA dilaksanakan secara objektif dan menyeluruh.
“Proses seleksi ini dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kondisi ekonomi, kemampuan akademik dan non-akademik, hingga motivasi mahasiswa dalam mengikuti seleksi BARIZA 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program BARIZA tidak hanya berorientasi pada bantuan finansial semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter dan penguatan mental mahasiswa.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran, diterima oleh mahasiswa yang membutuhkan, dan memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan studinya. BARIZA ini bukan sekadar bantuan UKT, melainkan juga bentuk kepercayaan dan dorongan moral agar mahasiswa tetap berprestasi dan tidak menyerah pada keterbatasan,” tegasnya.
Sebagai informasi, El-Zawa merupakan lembaga zakat dan sedekah yang didirikan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan telah mendapatkan restu dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Keberadaan El-Zawa menjadi bagian penting dari sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan kampus yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk mendukung kesejahteraan sivitas akademika.
Melalui pelaksanaan seleksi yang terukur serta melibatkan berbagai pihak, El-Zawa berharap Program BARIZA 2026 mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa penerima. Program ini sekaligus mempertegas komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat pelayanan kesejahteraan mahasiswa, menjaga keberlanjutan studi, serta mencetak generasi akademisi yang tangguh dan berdaya saing di tengah keterbatasan. ( Eno).






