A. Aiyul Ikhram Raih Gelar Doktor, Tegaskan Kepuasan Dosen Jadi Kunci Mutu Perguruan Tinggi
Makassar | Serulingmedia.com – Di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat, kualitas dosen menjadi faktor penentu keberhasilan sebuah institusi pendidikan tinggi.
Namun, kualitas tersebut tidak lahir begitu saja. Kepemimpinan yang efektif, lingkungan kerja yang kondusif, serta kompetensi yang terus berkembang menjadi fondasi utama dalam menciptakan dosen yang produktif dan berdedikasi.
Gagasan itu menjadi benang merah disertasi A. Aiyul Ikhram yang berhasil mengantarkannya meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen pada Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Rabu (22/7/2026).
Melalui disertasinya berjudul “Pengaruh Kepemimpinan Transaksional, Lingkungan Kerja, dan Kompetensi terhadap Orientasi Karier Protean dan Kepuasan Kerja Dosen Dipekerjakan pada Perguruan Tinggi Swasta di LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara”, Aiyul menawarkan perspektif bahwa pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di perguruan tinggi harus ditempatkan sebagai strategi utama, bukan sekadar fungsi administratif.
Sidang promosi doktor dipimpin Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., dengan tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. H. Baso Amang, S.E., M.Si., Prof. Dr. H. Amir Mahmud, S.E., M.Ak., Prof. Dr. Ramlawati, S.E., M.M., dan Prof. Dr. Andi Tamsil.
Sementara promotor penelitian adalah Prof. Dr. Masdar Mas’ud, S.E., M.Si., didampingi Ko-Promotor Prof. Dr. Ninik F. Lantara dan Dr. Abbas Selong, S.E., M.Si.
SDM Perguruan Tinggi Harus Berubah
Dalam analisisnya, Aiyul menilai tantangan perguruan tinggi swasta saat ini bukan hanya meningkatkan jumlah mahasiswa, tetapi juga mempertahankan dosen-dosen berkualitas yang memiliki motivasi tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menurutnya, kepuasan kerja dosen menjadi indikator penting karena berkorelasi langsung dengan produktivitas mengajar, kualitas penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Dosen yang merasa dihargai, memperoleh dukungan dari pimpinan, serta bekerja dalam lingkungan yang sehat cenderung memiliki loyalitas lebih tinggi.
Sebaliknya, rendahnya kepuasan kerja dapat memicu menurunnya motivasi, produktivitas, bahkan meningkatkan potensi perpindahan tenaga akademik ke institusi lain.
Orientasi Karier Protean Semakin Relevan
Salah satu aspek menarik dalam penelitian ini adalah pembahasan mengenai orientasi karier protean, yakni konsep karier yang menempatkan individu sebagai pengelola utama perjalanan kariernya sendiri.
Dalam dunia pendidikan tinggi yang terus berubah akibat digitalisasi, akreditasi internasional, dan tuntutan publikasi ilmiah, dosen dituntut mampu mengembangkan diri secara mandiri tanpa sepenuhnya bergantung pada kebijakan institusi.
Karena itu, kepemimpinan yang mampu mendorong pengembangan kompetensi menjadi kebutuhan strategis agar dosen dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut.
Menjadi Masukan bagi Perguruan Tinggi Swasta
Disertasi A. Aiyul Ikhram tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga menawarkan rekomendasi praktis bagi perguruan tinggi swasta, khususnya di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara.
Penelitian tersebut menegaskan bahwa kebijakan pengembangan SDM harus dilakukan secara terintegrasi melalui peningkatan kualitas kepemimpinan, penciptaan lingkungan kerja yang mendukung, serta penguatan kompetensi dosen secara berkelanjutan.
Dengan pendekatan itu, perguruan tinggi tidak hanya mampu meningkatkan kepuasan kerja dosen, tetapi juga memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Raihan gelar doktor A. Aiyul Ikhram sekaligus menambah kontribusi akademik bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia di sektor pendidikan tinggi.
Di tengah tuntutan peningkatan daya saing perguruan tinggi Indonesia, hasil penelitiannya menjadi pengingat bahwa investasi terbaik sebuah kampus tetap berada pada kualitas manusia yang menggerakkannya.(Yah/Eno)






