PSGA UIN Maliki Malang Gaungkan Pergaulan Sehat di Hari Anak Nasional 2025
Malang | Serulingmedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan kolaboratif bertajuk “Menghidupkan Kesadaran Generasi Muda demi Terwujudnya Pergaulan Sehat”, Kamis (10/7/2025), di Home Theater Fakultas Humaniora.
Acara ini menghadirkan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, sebagai narasumber utama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag., Ketua PSGA Dr. Istiadah, serta ratusan sivitas akademika UIN Maliki Malang. PSGA menggandeng Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang sebagai mitra strategis dalam kegiatan ini.
Dalam paparannya, Ali Muthohirin mengungkapkan keprihatinannya atas berbagai permasalahan yang menimpa anak-anak di Kota Malang.
Berdasarkan data Dinas Perlindungan Anak, terdapat sedikitnya 92 kasus yang melibatkan anak sebagai korban, mulai dari pelecehan seksual hingga konflik keluarga dan persoalan ekonomi.
“Isu-isu ini bukan hanya permukaan, tapi mencerminkan kompleksitas persoalan anak yang harus ditangani secara holistik,” tegasnya.
Ia menekankan perlunya riset mendalam dan kolaborasi lintas sektor, termasuk lembaga keagamaan seperti KUA, untuk menggali akar permasalahan dan merumuskan solusi komprehensif.
Ali juga menyoroti pentingnya pembatasan usia pernikahan yang telah diatur pemerintah. Menurutnya, kebijakan ini ditujukan untuk memastikan kematangan emosional pasangan sebelum menikah, agar tercipta keluarga yang harmonis dan mencegah perceraian yang berdampak negatif terhadap anak.
“Kita semua bertanggung jawab menciptakan keluarga yang sakinah. Persiapan mental dan emosional sangat penting sebelum memasuki pernikahan,” imbuhnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif dalam mendukung program perlindungan anak dan keluarga. “Hak atas perlindungan dan rasa aman adalah hak dasar setiap anak, dan ini harus kita jaga bersama,” pungkasnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Malang dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta pemutaran film pendek karya mahasiswa Fakultas Humaniora yang menyoroti tema kehidupan dan perlindungan anak.
PSGA UIN Maliki Malang berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan generasi muda, dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah anak. Sebuah ikhtiar nyata menuju masa depan yang lebih beradab dan manusiawi.( Eno).






