IKP Jawa Timur Merosot, Deputi Kominfo Polkam Tawarkan 4 Solusi
Malang | Serulingmedia.com – Kompol Anton Widodo yang mewakili Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI di Hotel Grand Mercure, Malang, Selasa (18/6/2025).

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polhukam Eko Dono Indarto menyampaikan bahwa rapat ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi kemerdekaan pers di Indonesia, khususnya Jawa Timur, yang mengalami penurunan signifikan.
Eko Dono mengungkapkan bahwa Indeks Kemerdekaan Pers Jawa Timur turun menjadi 67,45 poin pada 2024, dari 76,55 poin di tahun sebelumnya. Penurunan ini menyebabkan Jawa Timur bergeser dari status “cukup bebas” menjadi “agak bebas” dan turun ke peringkat 33 dari 38 provinsi di Indonesia.

Eko Dono menjelaskan bahwa penurunan tersebut terjadi pada tiga dimensi utama, yakni lingkungan fisik dan politik, ekonomi, serta hukum. Ia menegaskan bahwa seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat hukum, harus terlibat aktif dalam menciptakan ekosistem pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Kominfo Polkam menyampaikan empat arahan strategis, yaitu:
Membangun kemitraan strategis antara pers, aparat hukum, dan pemda berdasarkan keterbukaan dan saling menghormati.
Meningkatkan literasi hukum bagi jurnalis dan masyarakat.
Mengutamakan dialog dan mediasi dalam menyelesaikan sengketa pers, dengan UU Pers sebagai rujukan utama.
Mendorong pemda untuk memberikan ruang berekspresi dan akses informasi publik seluas-luasnya.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional seperti Susaningtyas N.H. Kertapati (Stafsus Menko Polhukam Bidang Media), Totok Suryanto (Wakil Ketua Dewan Pers), Raida Ezalina (Stafsus Kominfo), Dr. Desy Meutia Firdaus (Plt. Direktur JAM Pidum Kejagung), serta Kombes Tri Atmodjo Marawasianto (Kabag Binlat Operasi Polri).
Para narasumber mengajak seluruh peserta untuk berkolaborasi dan menjadikan forum ini sebagai titik balik dalam memperkuat kemerdekaan pers. Dalam penutupnya, Deputi Eko Dono mengajak seluruh peserta untuk membangun sinergi, menyusun langkah konkret, dan menjadikan Jawa Timur sebagai model kebangkitan pers nasional.
Rapat ini mencerminkan keseriusan lintas lembaga dalam membangun ekosistem pers yang merdeka, profesional, dan berperan sebagai mitra strategis dalam pembangunan demokrasi.( Eno).






