Kepala Desa Ngijo dan Warga Bersatu Perbaiki Infrastruktur Pasca Longsor di GPA Raya

Screenshot_20240422-090942_Gallery

 

Malang | serulingmedia.com – Kepala Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Jainudin, memimpin aksi kerja bhakti untuk membersihkan parit dan jembatan yang longsor di RT.06 RW 12, Minggu ( 21/4/2024 ).

Kerja bhakti tersebut melibatkan warga dari dusun Ngepeh dan Takeran, serta ketua RW 06 dan RW 07.

Kerja bhakti merupakan bentuk gotong royong demi kebersamaan. Dengan cepat berhasil membersihkan gorong-gorong dan memperlancar arus air dengan mengangkat batu-batu besar yang menghalangi jalannya air.

” alhamdulillah tidak terlalu lama kita bisa atasi dengan mengangkat material batu besar di badan saluran air yang menghalangi jalannya air. Berkat kita lakukan dengan gotongroyong, terima kasih warga dusun Ngepeh ,dusun takeran dan RT 06 RW 12 ” ungkap Kades Ngijo.

Meskipun pekerjaan tersebut baru sebatas membersihkan lumpur dan memperlebar saluran air, Jainudin menegaskan bahwa pembangunan jembatan dan plengsengan akan dilakukan saat waktu yang tepat setelah musim hujan berakhir.

Suto Isnandiyo, Ketua RT 06 RW 12, berterimakasih atas upaya yang dilakukan oleh Kepala Desa Ngijo beserta warga lainnya. Dia menyebut bahwa kondisi saluran air sudah bersih dan batu-batu besar telah diangkat, sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai.

” Terima kasih pada pak kades Ngijo yang memimpin kerja bhakti ini juga ketua RW 06 Ngepeh dan RW 07 Takeran beserta warganya, Alhamdulillah pekerjaan menjadi ringan dan cepat selesai, Semoga Alloh membalasnya ” ujar Suto.

Diakui, plengsengan jalan yang longsor merupakan jalan desa yang menghubungkan jalan utama ke dusun Ngepeh serta pintu masuk melalui jembatan kecil menuju makam warga perumahan GPA Raya dari pintu timur.

” kami tidak ada anggaran untuk memperbaiki jembatan dan plengsengan yang ambrol dampak tergerus air hujan dengan intensitas tinggi 1 April 2024 lalu. Kemampuan kami hanya menghimbau dan minta bantuan karena makam milik kita bersama, alhamdulillah ada beberapa dari hamba Allah berkontribusi” paparnya.

Sementara itu Ketua RW 12 Faisol Effendi mengapresiasi adanya kerja bhakti pembersihan saluran air dan memperbesar badan saluran sehingga mampu menampung air dalam volume besar.

Guna pembangunan plengsengan dan jembatan ke Makam, Faisol menyerahkan kepada pihak desa Ngijo yang mengelolah termasuk kepanitiaanya, karena menyangkut banyak RW.

” kami RW 12 siap mendukung apa yang diputuskan Kepala desa demi kemajuan desa Ngijo dan kelancaran pembangunan Plengsengan serta jembatan ke makam.” Pungkas Faisol. ( Eno ).