Mimpi Indah Kota Batu 2045 Terancam: Perlu Revolusi Lalu Lintas atau Bersiap Dari Surga Wisata Menjadi Neraka Kemacetan?

IMG-20250427-WA0002(1)

Oleh : Ir. Tosie Budi Santoso Ms *

Batu | Serulingmedia.com – Tahun 2045, ditarget menjadi Tahun Emas !
100 Tahun Indonesia Merdeka, bagaimana potret wajah kotaku tercinta, Kota Batu ?
Jika tidak ada perubahan arah kebijakan pembangunan yang nyata, terutama Pengendalian Tata Ruang,  diprediksi terjadi pergeseran peradaban dari Kota Pertanian (Agropolis) yg indah, sejuk dan nyaman menjadi Kota Wisata penuh dengan bangunan infrastruktur wisata buatan, hotel, vila, resto, cafe, dan perumahan.

Dampak  menjadi Kota Tujuan Wisata (destinasi) paling nyata adalah masalah transportasi, yaitu”Kemacetan Lalu-lintas”, karena terjadi ketidakseimbangan antara jumlah volume kendaraan masuk Kota Batu dibanding kapasitas jalan utama yg ada.
Data  jalan menurut SK.Gub. Jatim 100.3.3.1/201/013/2025 panjang jln di Kota Batu 288,132 km, dengan perincian :
~ Jln Propinsi          36,266 km
~ Jln Kota              251,866 km
Dari panjang jalan tersebut, jalan utama penerima volume beban lalu-lintas, sepanjang 126 km dg rincian :
~ Kolektor Primer (2)  17,461 km
~ Kolektor Primer (3)  18,805 km
~ Arteri Sekunder        89,675 km
Kota Batu sebagai tujuan wisata
menjadikan “Tarikan Perjalanan” (Trip Atraction) yg kuat, artinya menarik pergerakan kendaraan dari luar Kota Batu menuju Kota Batu sangat besar.

Data Dinas Perhubungan pada Th 2024 volume kendaraan keluar masuk Kota Batu sebanyak 48,9 juta kendaraan, atau rata-rata per harinya  134.000 kendaraan, dengan kapasitas jalan yg ada saat ini, kondisi lalu-lintas relatif lancar, namun pada  saat liburan Hari Raya Idul Fithri 2025, dari tgl 31 Maret hingga 7 April selama 8 hari volume kendaraan mencapai 1,7 juta kendaraan atau rata2 per hari sekitar 210 ribu kendaraan masuk Kota Batu.

Kapasitas jalan efektif sepanjang 126 km maka terjadi  antrean kendaraan sangat panjang dan di titik lokasi tertentu terjadi kemacetan.

Berdasarkan fakta tersebut, bagaimana lalu lintas Kota Batu 20 tahun yang akan datang, Tahun 2045 ?

Tahun 2045 Kota Batu, macet !

Asumsi volume kendaraan masuk Kota Batu rata-rata naik 5 % per tahun, maka di Tahun 2045 ada sekitar 129 juta kendaraan atau rata-rata per hari sekitar 353 ribu kendaraan (1,5 kali volume disaat hari raya), disisi lain jalan Kolektor Primer dan Arteri Sekunder sepanjang 126 km pelebaran jalan terbatas, maka kapasitas jalan tetap tidak seimbang dangan kenaikan volume kendaraan, atau V/C ratio  tidak ideal, maka arus lalu lintas di Th 2045 diprediksi sangat padat, antrean panjang dan Macet !

Dampak kemacetan lalu-lintas, seperti waktu tempuh yg lama (rentan bagi orang sakit), boros bbm, stres, kecelakaan, dan polusi akan dirasakan warga Kota Batu dan warga luar Kota Batu, terutama warga sekitar jalan menuju Kota Batu, seperti warga Karangploso, Pujon dan Sengkaling.

Rekomendasi :

Tahun 2045 atau 20 tahun lagi, adalah waktu yg cepat, mengantisipasi masalah tersebut, rekomendasi pada Pemerintah Daerah, antara lain :
~Optimalisasi Pembangunan Wisata, artinya ada batas ideal penggunaan ruang untuk wisata dan target ideal untuk jumlah wisatawan, mengingat luas Kota Batu hanya 199,09 km2.

~Inovasi Traffict Management, Dinas Pariwisata, Perhubungan dan Travel Biro menata paket wisata dalam satu kawasan untuk mengurangi ” through traffict “.  Menata persimpangan jalan dan persimpangan menuju obyek wisata khususnya jalan kolektor primer dan arteri sekunder. Rekayasa lalu lintas jalan satu arah (one way). Menertibkan parkir disepanjang pertokoan, dan resto/warung. Membangun fasilitas informasi lalu-lintas melalui radio dan tv.

~Menyusun rencana strategis investasi infrastruktur jalan berdasar Tatrawil dan Tatralok.

~Tahun 2045 adalah era Gen Z dan Gen Alpha melewati Revolusi Industri 5.0 tentunya teknologi semakin maju, mungkin sudah ada Taksi Drone mengantisipasi jalan macet dan taksi wisata menggantikan Cabble Car.

——
@Artikel ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha dengan harapan masa depan masih ada ruang untuk hidup nyaman, sehat dan bahagia..   * Ir. Tosie Budi Santoso Ms (Mantan Ketua Bapeda Kediri,   Pasuruan dan Batu).