Hasil Operasi Rampcheck di Kota Batu: 137 Bus Pariwisata Terjaring, 37 Tidak Laik Jalan

Screenshot_2025-03-02-18-00-31-829_com.android.chrome-edit

Batu | Serulingmedia.com – Operasi Gabungan Inspeksi Keselamatan Jalan (Rampcheck) yang dilakukan sejak Januari hingga Februari 2025 telah menjaring 137 unit bus pariwisata yang masuk ke Kota Batu. Dari jumlah tersebut, hanya 27 unit yang dinyatakan lulus inspeksi dan laik jalan, sementara 37 bus tidak lulus dan dinyatakan tidak laik jalan.

Menurut data yang dihimpun, pada Januari 2025 terdapat 99 unit bus yang terjaring operasi, dengan 22 unit dinyatakan laik jalan, 47 unit mendapat peringatan, dan 30 unit tidak laik jalan. Sementara itu, pada Februari 2025, dari 38 bus yang diperiksa, hanya 15 unit yang lolos inspeksi, 16 unit mendapat peringatan, dan 7 unit tidak laik jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Hendry Suseno, melalui Kepala Bidang Angkutan, Hari Juni Susanto, menyampaikan bahwa operasi gabungan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Satpel Terminal Tipe A Arjosari Malang, Satlantas Polres Batu, Dishub Kota Batu, UPTLLAJ Kota Malang, dan PT Jasa Raharja. Hasil operasi menunjukkan adanya penurunan jumlah kendaraan yang terjaring dibandingkan periode sebelumnya.

“Artinya, kendaraan yang masuk Kota Batu, terutama bus wisata, sudah mulai mematuhi aturan yang ditetapkan dalam SK Dirjen Hubdat Nomor SK.2574/AJ/403/DRJD/2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),” ujar Hari Juni dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/3/2025).

Ia menambahkan bahwa operasi ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan serta memastikan ketaatan pengemudi terhadap aturan lalu lintas. “Operasi ini merupakan tindakan preventif untuk mengecek kedisiplinan pengemudi demi keselamatan penumpang,” tambahnya.

Dengan adanya penurunan jumlah kendaraan yang tidak laik jalan, diharapkan risiko kecelakaan di Kota Batu dapat semakin berkurang. Namun, ketika ditanya mengenai kemungkinan perluasan operasi ke kendaraan besar lainnya, seperti truk yang masuk ke Kota Batu, pihak terkait belum memberikan jawaban.( Eno).