Demo di Kantor KPU Kota Batu Diduga Ditunggangi, Mencoba Memanaskan Situasi Pilkada

Screenshot_20241121-183638_Gallery

 

Batu | Serulingmedia.com – Beberapa jam sebelum debat publik Pasangan Calon (Paslon) Pilkada 2024 Kota Batu, suasana yang semula tenang mendadak riuh dengan aksi demonstrasi di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu, Kamis (21/11/2024).

Sekitar 11 remaja yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Peduli Demokrasi (APD) Kota Batu menuduh KPU berpihak kepada salah satu paslon.

Namun, dugaan adanya pihak tertentu yang sengaja membayar para demonstran untuk memanaskan situasi politik mulai mencuat.

Sejumlah pengamat menilai aksi ini terkesan tidak matang, terutama karena jumlah peserta yang hadir jauh dari yang dilaporkan sebelumnya, yaitu 50 orang.

Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto, menanggapi tuduhan tersebut dengan santai.

“Jika ada temuan kami melakukan kecurangan, silakan datang ke Bawaslu dan laporkan kami. Jangan hanya membuat klaim tanpa bukti,” tegasnya.

Heru menyayangkan aksi yang dilakukan secara sembrono tanpa data yang kuat. “Saya salut dengan keberanian adik-adik menyuarakan demokrasi, tapi ini salah tempat dan salah cara. Kami tidak akan menanggapi tuntutan yang tidak memiliki dasar,” katanya.

Sejumlah kejanggalan mencuat dalam aksi tersebut. Koordinator demonstrasi, Rizki Putra, beberapa kali memberikan informasi yang tidak konsisten saat diwawancarai awak media.

Ketika mengaku sebagai mahasiswa, ia tidak dapat menunjukkan kartu identitasnya. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa aksi tersebut bukanlah gerakan murni, melainkan ada pihak yang menggerakkan mereka.

“Ada indikasi bahwa aksi ini tidak spontan, melainkan ada yang mengarahkan dengan tujuan tertentu. Mengingat Kota Batu selama ini adem ayem, ada kemungkinan pihak tertentu ingin memanaskan situasi,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Kendati mendapat tuduhan, KPU Kota Batu menegaskan bahwa seluruh proses Pilkada dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip netralitas dan transparansi.

“Kami bekerja untuk semua paslon secara adil. Tuduhan seperti ini hanya berpotensi mengganggu proses demokrasi yang sedang berlangsung,” ujar Heru.

Hingga aksi bubar, para demonstran tidak dapat menunjukkan bukti terkait tuduhan mereka. Perhelatan debat publik Paslon Pilkada Kota Batu tetap berlangsung sesuai jadwal, tanpa terganggu insiden ini.

Meski demikian, isu adanya pihak yang sengaja memanipulasi situasi tetap menjadi perhatian. Aparat dan masyarakat diimbau untuk terus menjaga kondusivitas menjelang puncak Pilkada 2024 di Kota Batu.

Debat publik tetap berlangsung sesuai jadwal, dengan pengamanan ketat di sekitar lokasi untuk menghindari gangguan lebih lanjut.(Eno ).