Paslon Nomor Satu  Nurochman – Heli Suyanto Prioritaskan Pembangunan Embung untuk Pertanian Kota Batu

Debat Pertama

Batu I Serulingmedia.com – Pasangan Calon Nomor Satu, Nurochman dan Heli Suyanto, menegaskan komitmennya untuk mengatasi masalah krusial ketersediaan air yang dihadapi para petani di Kota Batu. Hal tersebut diutarakan saat debat pertama Pilkada 2024 yang berlangsung di Hotel Golden Tulip, Senin malam (21/10/2024). Pasangan ini menekankan pentingnya ketersediaan air dengan menjadikan pembangunan embung sebagai prioritas utama mereka.

Dalam penjelasannya, Heli Suyanto, calon Wakil Walikota, mengungkapkan bahwa pembangunan embung akan dilengkapi dengan infrastruktur pendukung berupa biopori dan sumur resapan. “Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan daya serap air hujan, mencegah kekeringan lahan pertanian, serta menjaga kualitas tanah. Embung akan menjadi solusi jangka panjang bagi ketersediaan air, terutama saat musim kemarau,” ujar Heli.

Ia juga menyatakan bahwa Paslon Nomor Satu akan menggunakan teknologi modern dalam membangun embung. “Jika aturan memungkinkan, kami akan mempertimbangkan pembuatan sumur bor yang tidak merusak lingkungan. Pengambilannya bisa dilakukan di sungai bawah tanah, namun akan kami kaji lebih dalam. Kami bertekad memperjuangkan kebutuhan air untuk para petani di kawasan utara Sumberbrantas, Tulungrejo, dan wilayah lainnya di Kota Batu,” tambahnya.

Heli menekankan bahwa proyek embung tidak hanya ditujukan untuk mendukung kebutuhan pertanian apel, tetapi juga berbagai komoditas perkebunan lainnya. Selain embung, Paslon Nomor Satu juga berencana membangun biopori dan sumur resapan untuk memastikan kebutuhan air bagi aktivitas pertanian di seluruh kawasan Kota Batu tercukupi.

Pada kesempatan tersebut, pasangan Nurochman dan Heli Suyanto juga menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan kerjasama dengan Perhutani dan berbagai stakeholders lainnya. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan air yang baik dan mengoptimalkan pengairan di kawasan pertanian.

Strategi pengelolaan air ini disampaikan sebagai respons atas pertanyaan Haji Rudi, pasangan calon nomor urut dua, yang mempertanyakan upaya Paslon Nomor Satu dalam mengatasi masalah pengairan di Kota Batu. Menurut Haji Rudi, keresahan petani terkait ketersediaan air kerap menjadi penghambat produktivitas lahan pertanian mereka, terutama saat musim kemarau tiba.

Melalui rencana pembangunan embung, biopori, dan sumur resapan, Paslon Nomor Satu menunjukkan langkah nyata untuk menjawab permasalahan pengelolaan air yang sering kali dikeluhkan oleh petani di Kota Batu. Dengan adanya infrastruktur ini, diharapkan ketersediaan air dapat terjaga sehingga tidak hanya berdampak positif pada sektor pertanian, tetapi juga mendorong keberlanjutan ekosistem di seluruh wilayah.

Pasangan Nurochman dan Heli Suyanto berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada aspek lingkungan dan kebutuhan masyarakat petani. Langkah ini merupakan wujud nyata dari upaya mereka dalam menjaga kelangsungan pertanian dan kehidupan masyarakat Kota Batu secara berkelanjutan.

Dalam debat ini, pasangan Nurochman dan Heli Suyanto berhasil menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadapi tantangan lingkungan, terutama terkait isu air yang krusial bagi para petani. Harapannya, visi ini dapat terwujud dalam pembangunan yang mendukung kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan Kota Batu di masa mendatang. ( Eno )