Kembalinya Pasukan TPN OPM ke Pangkuan NKRI, Hadiah Terindah Dalam Peringatan HUT TNI ke-79
Malang | Serulingmedia.com – Peringatan HUT TNI ke-79 di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan momen bersejarah yang menjadi hadiah terindah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Sabtu ( 5/10/2024 ).
Puluhan anggota Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM) secara resmi kembali ke pangkuan ibu pertiwi, menandakan sebuah pencapaian besar tanpa perlu pertumpahan darah.

Momen kembalinya pasukan TPN OPM ini ditandai dengan upacara adat bakar batu, sebuah simbol perdamaian dan kebersamaan masyarakat Papua.
Upacara ini dilaksanakan dengan penuh khidmat di hadapan ratusan masyarakat dari sembilan kampung sekitar Sugapa yang turut hadir menyaksikan peristiwa tersebut.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran strategis Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Anton Yuliantoro, S.I.P, M.Tr (Han), yang memberikan arahan kepada Komandan Yonif 509/9/2 Kostrad, Letkol Inf Dian D. Setyadi, S.Sos., dalam menjalankan tugas di medan operasi.
Pendekatan humanis yang dilakukan oleh Satgas Yonif 509/9/2 Kostrad berhasil membuat puluhan anggota TPN OPM kembali bergabung dengan NKRI, menunjukkan kepemimpinan Mayjen TNI Anton Yuliantoro sebagai sosok pemimpin sejati yang mencetak pemimpin unggul di medan tugas.

Dalam keterangan tertulis dari Penerangan Divisi Infanteri 2 Kostrad, menyebutkan perayaan HUT TNI ke-79 ini diawali dengan pengucapan ikrar eks anggota TPN OPM yang menyatakan kesetiaan mereka kembali kepada NKRI.
Selain itu, dalam acara ini Letkol Inf Dian D. Setyadi juga memberikan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat Sugapa, termasuk buku gratis, pengobatan massal, alat musik untuk gereja, alat olahraga, serta hiburan berupa makan bersama dan pertunjukan tari-tarian tradisional.
Masyarakat Sugapa yang hadir termasuk eks TPN OPM berjanji setia kepada NKRI dan siap menjaga keamanan wilayah mereka dari gangguan kelompok TPN OPM.
Mereka juga bertekad untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Intan Jaya demi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan di daerah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, Kapolres Intan Jaya, serta seluruh aparat keamanan setempat yang turut memberikan dukungan penuh terhadap keberhasilan integrasi ini.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan dialogis dan humanis mampu mengatasi konflik dengan cara damai, memberikan harapan bagi masa depan Papua yang lebih aman dan sejahtera di bawah naungan NKRI.( Eno ).






