Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji Rawan Pencurian: Warga Kehilangan Kopi Saat Dijemur

Screenshot_20241006-102428_Gallery

 

Batu | Serulingmedia.com – Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, tengah menghadapi ancaman keamanan dengan maraknya kasus pencurian.

Setelah insiden penjambretan seorang nenek sepulang sholat Subuh, kini muncul kasus pencurian kopi yang sedang dijemur di tepi jalan kampung.

Sekretaris Desa Giripurno, Munir Andriono, Sabtu (5/10/2024), membenarkan adanya kasus pencurian kopi milik warga.

“Memang benar, ada kasus pencurian kopi yang lagi dijemur, namun sampai saat ini belum tertangkap,” ujarnya.

Korban pencurian mencapai lima orang, namun baru dua yang melapor ke kantor desa, yakni Srikat dari Dusun Durek dan Siati dari Dusun Krajan Sabrang Bendo.

“Warga enggan melaporkan ke polisi, mungkin karena takut ancaman dari pelaku pencurian,” tambah Munir.

Kronologi kejadian, setiap selesai memetik kopi dari hutan, Srikat dan Siati menjemur hasil panennya di tepi jalan desa dengan alas terpal. Saat kopi mulai mengering, tiba-tiba sekelompok orang tak dikenal datang dengan mobil dan mengangkut kopi beserta terpalnya.

“Kejadian berlangsung cepat dan terjadi di siang hari,” ungkap Munir.

Desa Giripurno dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas, dengan 14 lahan yang menghasilkan jenis Robusta dan Arabika. Harga kopi saat ini mencapai Rp 40 ribu per kilogram, sehingga menarik perhatian para pencuri.

Kapolsek Bumiaji, AKP Guguk Windu Hadi, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait pencurian ini.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan warga dan pihak desa Giripurno untuk menindaklanjuti kejadian ini,” jelas AKP Windu.

Pihak desa berharap warga lebih berani melapor dan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk mencegah kasus serupa di kemudian hari.( Eno )