Dari 18 Pegawai hingga Kini Berkembang, Purna Tugas BPN Batu Pulang untuk Melepas Rindu

IMG_20260610_143423

Batu | Serulingamedia.com – Tawa dan pelukan hangat mewarnai ruang pertemuan Hotel Seulawah Grand View Batu, Rabu (10/6/2026). Wajah-wajah yang dulu setiap hari bertemu di balik meja pelayanan pertanahan, kini kembali berkumpul dalam suasana penuh keakraban.

 

Silaturahmi purna tugas dan alumni Kantor Pertanahan Kota Batu itu menjadi pertemuan pertama sejak kantor tersebut berdiri pada 2004.

 

Bukan sekadar reuni, melainkan ruang untuk mengenang perjalanan panjang, berbagi cerita, sekaligus melepas rindu setelah sekian lama tak bersua.

Di depan panggung, sebuah kalimat dalam flyer seolah mewakili rasa hormat kepada para pendahulu.

“Terima kasih atas dedikasi pengabdian dan kontribusi terindah selama bertugas di Kantor Pertanahan Batu.”

Bagi Samsul Hadi, salah satu penggagas kegiatan, momen itu menghadirkan kembali ingatan pada masa-masa awal berdirinya Kantor Pertanahan Kota Batu.

Saat itu, kantor tersebut masih berbentuk perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Malang dengan jumlah pegawai hanya 18 orang, termasuk pejabat struktural.

 

“Melihat perkembangan Kantor Pertanahan Kota Batu sekarang, saya merasa bangga. Dulu semuanya serba terbatas. Keinginan untuk berkumpul seperti ini sebenarnya sudah lama ada, tetapi belum pernah terealisasi,” kata Samsul, yang merupakan Kepala Subbagian Tata Usaha pertama saat kantor itu berdiri pada 2004.

 

Ia kemudian memberanikan diri menghubungi rekan-rekan lama untuk mengadakan pertemuan sederhana.

 

“Yang penting kumpul dulu, silaturahmi dulu. Ternyata masih banyak yang sehat. Alhamdulillah bisa bertemu lagi. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri,” ujarnya.

Samsul berharap pertemuan tersebut dapat menjadi contoh bagi para pensiunan lainnya untuk tetap menjaga hubungan baik dan saling memberi semangat dalam menjalani masa purna tugas.

 

Suasana haru juga dirasakan Yakobus (74), mantan Kepala Kantor Pertanahan Kota Batu periode kedua yang kini menetap di Sidoarjo. Di usianya yang tak lagi muda, ia rela datang demi bertemu kembali dengan sahabat-sahabat seperjuangan.

 

“Senang rasanya bisa hadir dalam pertemuan seperti ini. Semoga terus berlanjut,” ucap Yakobus singkat.

Selain Yakobus, hadir pula mantan Kepala Kantor Pertanahan lainnya, yakni Haris, Supriyadi, dan Samsul Sulam.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Batu saat ini, Rudi Susanto, mengatakan kegiatan tersebut mempertemukan pegawai dari berbagai generasi, mulai dari mereka yang mengawali perjalanan kantor pada 2004 hingga pegawai yang memasuki masa pensiun pada 2025.

“Selama ini pegawai yang pensiun, mutasi, atau pindah tugas belum pernah berkumpul lagi. Karena itu, para purna tugas dan alumni ingin mengadakan silaturahmi pertama ini,” kata Rudi.

 

Menurut dia, tujuan utama kegiatan adalah mempererat tali persaudaraan. Namun, para purna tugas juga diharapkan tetap memberikan masukan bagi peningkatan pelayanan pertanahan dan pembangunan Kota Batu.

 

“Para pensiunan ini punya pengalaman yang luar biasa. Ada yang menjadi pengacara, pengusaha, bahkan penulis. Kami ingin mendengar pandangan mereka tentang pelayanan kami ke depan dan juga kontribusi bagi pembangunan Kota Batu,” ujarnya.

 

Pertemuan itu menjadi bukti bahwa masa pensiun tidak pernah memutus ikatan pengabdian. Jabatan boleh berakhir, tetapi persahabatan dan semangat untuk terus memberi manfaat akan tetap hidup.

 

Di ruang sederhana itu, mereka bukan lagi mantan pejabat atau bekas pegawai. Mereka adalah keluarga yang pernah berjuang bersama, tumbuh bersama, dan kini kembali dipertemukan oleh kenangan yang tak lekang oleh waktu. ( Eno).