Reuni 43 Tahun Alumni SMAN 1 Pasuruan: Merajut Kembali Kenangan dan Kebersamaan
Pasuruan | Serulingmedia.com – Empat puluh tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama kurun waktu tersebut, kehidupan terus berjalan, membawa setiap individu ke arah yang berbeda. Namun, ada satu hal yang tidak pernah pudar: kenangan dan ikatan batin yang terjalin di masa sekolah.

Hal ini terbukti dalam acara reuni alumni SMA Negeri 1 Pasuruan yang diselenggarakan di Hotel Ascient Premiere Gadingrejo Pasuruan pada Kamis,( 3 /4/ 2025 ). Reuni ini bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan sebuah perayaan kebersamaan.

Ketua Panitia, Ikhsan Muhibudin, mengungkapkan bahwa keinginan untuk berkumpul kembali berawal dari kerinduan mendalam para alumni yang telah lama berpisah. Awalnya, ide ini hanya sebatas wacana di grup WhatsApp, tetapi seiring waktu, semakin banyak yang menunjukkan antusiasme dan turut berkontribusi dalam mewujudkan acara ini.
” Kemudian secara iseng- iseng saya lempar keinginan itu di group WA yang awalnya tidak banyak yang merespon namun dalam perjalanannya waktu kemudian semakin meningkat yang menulis dalam list reuni. Alhamdulillah juga mengiringi pemasukan donasi. Terima kasih kawan yang peduli dan mendukung silahturohmi ini, semoga kita semua sehat walafiat sehingga bisa ketemu kembali dalam reuni mendatang ” Ungkap Iksan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, reuni ini juga menjadi momen untuk mengenang mereka yang telah berpulang.
Ustaz Muhammad Natsir mengawali dengan memanjatkan doa untuk para alumni dan guru yang telah meninggal dunia, menciptakan suasana haru di tengah kemeriahan acara.

Tidak hanya sekadar bernostalgia, para alumni juga berbagi pengalaman dan inspirasi. Beberapa di antaranya adalah Budi Wibowo, eksportir UMKM Jawa Timur; dr. Meita Devi; serta Irawan, dosen ITS, yang berbagi kisah perjalanan karier mereka.

Kehadiran mereka membuktikan bahwa masa sekolah adalah awal dari perjalanan panjang yang penuh dengan pencapaian luar biasa.
Anggota DPRD Jawa Timur, Edy Paripurna, yang turut hadir dalam acara ini, berharap agar reuni mendatang bisa dihadiri lebih banyak alumni dan bahkan melibatkan keluarga mereka.
” Bila perlu bisa menganjak suami atau istri serta anak ” Pintanya, sehingga suasana keakraban dan silahturohmi semakin menguat.
Ia menekankan pentingnya mempererat tali silaturahmi agar kebersamaan ini terus terjaga.

Puncak acara reuni ditandai dengan sesi foto bersama, jabat tangan penuh kehangatan, serta perayaan ulang tahun untuk salah satu alumni, Tina Dono. Momen ini menjadi bukti bahwa persahabatan sejati tidak akan luntur oleh waktu.
Reuni ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana menjaga hubungan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Di tengah tawa, haru, dan inspirasi, satu hal yang pasti: kebersamaan adalah harta yang tak ternilai harganya.( Eno).






