Polda Jatim Dorong Humas Modern dan Adaptif Hadapi Serangan Informasi Palsu

1458266_11zon

Surabaya | Serulingmedia.com – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Timur menegaskan pentingnya penguatan fungsi humas yang modern dan adaptif dalam menghadapi masifnya penyebaran hoaks dan narasi negatif di era digital.

 

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidhumas Polda Jatim Tahun 2026 yang digelar di Surabaya, Kamis (21/5/2026).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Jules Abraham Abast mengatakan perkembangan Artificial Intelligence (AI) membuat arus informasi bergerak semakin cepat, termasuk penyebaran informasi palsu melalui media sosial.

“Informasi palsu, hoaks, dan narasi negatif sekarang bisa menyebar dalam hitungan menit dan berpotensi memengaruhi situasi kamtibmas,” ujar Kombes Pol Abast.

Menurutnya, tantangan tersebut menuntut Humas Polri tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga mampu menjaga dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Humas harus berdiri sebagai sumber informasi kebenaran tunggal yang meluruskan disinformasi secara cepat melalui data dan fakta-fakta hukum yang valid,” tegasnya.

Kombes Pol Abast menjelaskan perkembangan media digital dan teknologi AI menjadi tantangan besar bagi institusi Polri, terutama saat menghadapi isu viral yang berkembang cepat di ruang publik.

Ia menilai keterlambatan dalam merespons informasi dapat memicu terbentuknya opini negatif terhadap institusi kepolisian.

“Peristiwa yang viral dan tidak segera dikelola dalam golden time bisa membentuk opini publik yang negatif dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat,” katanya.

Dalam Rakernis tersebut, Kabid Humas Polda Jatim juga mengingatkan seluruh personel Polri agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

 

Hal itu sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan Polri.

“Setiap insan Polri memiliki tanggung jawab menjaga citra institusi dan memberikan respons positif terhadap informasi yang benar,” ujarnya.

Selain memperkuat komunikasi digital, Polda Jatim juga mendorong sinergi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas informasi publik.

Rakernis Bidhumas Polda Jatim 2026 mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media Guna Mendukung Program Kerja Polri serta Pemerintah Dalam Mewujudkan Asta Cita Presiden RI”.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Jatim berharap fungsi humas Polri semakin profesional, responsif, modern, dan dipercaya masyarakat dalam menghadapi dinamika informasi di era digital.( Eno).