UIN Maliki Malang Perkuat Iklim Akademik Positif melalui Forum OPTIMIS

1459008_11zon

Malang | Serulingmedia.com – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali memperkuat budaya akademik yang sehat dan produktif melalui Program OPTIMIS (Obrolan Penelitian Tiap Kamis), Kamis (21/5/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid melalui Zoom Meeting dan Ruang Sidang tersebut menghadirkan diskusi ilmiah mengenai pentingnya membangun iklim kampus yang positif dalam mendukung kualitas keterlibatan mahasiswa.

Dalam forum akademik tersebut, Dr. Muallifah hadir sebagai pemateri dengan mengangkat tema “Positive Climate: Strategi Lingkungan Sehat dan Positif dalam Mendukung Kualitas Engagement Lebih Produktif.”

 

Kegiatan diikuti mahasiswa S1, mahasiswa Magister Psikologi, dosen, serta akademisi dari berbagai latar belakang keilmuan.

 

Program OPTIMIS merupakan forum diskusi akademik rutin yang diselenggarakan setiap bulan pada hari Kamis.

 

Program ini menjadi wadah pertukaran gagasan berbasis penelitian dan pengalaman praktis guna memperkuat budaya akademik yang terbuka, sehat, dan produktif di lingkungan perguruan tinggi.

 

Dalam pemaparannya, Dr. Muallifah menjelaskan bahwa iklim kampus yang positif memiliki pengaruh besar terhadap keterlibatan mahasiswa dalam proses akademik maupun non-akademik.

 

Menurutnya, lingkungan yang suportif dapat meningkatkan kenyamanan belajar, membangun relasi sosial yang sehat, dan mendorong mahasiswa lebih produktif dalam mengembangkan potensi diri.

 

“Student engagement bukan hanya tentang kehadiran mahasiswa di kelas, tetapi bagaimana mahasiswa merasa nyaman, dihargai, memiliki keterikatan dengan kampus, dan terdorong untuk berkembang secara akademik maupun personal,” ujar Dr. Muallifah.

 

Ia menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa tidak dapat dipisahkan dari kualitas lingkungan kampus yang dibangun oleh seluruh civitas akademika.

“Positive campus climate harus dibangun melalui komunikasi yang sehat, relasi yang suportif, pembelajaran yang ramah, serta budaya akademik yang menghargai mahasiswa sebagai individu yang sedang bertumbuh,” jelasnya.

Materi yang disampaikan menyoroti sejumlah aspek penting pembentuk positive campus climate, di antaranya rasa aman di lingkungan kampus, hubungan interpersonal yang sehat antara dosen dan mahasiswa, proses pembelajaran yang suportif, hingga lingkungan institusi yang mampu menumbuhkan kenyamanan dan keterikatan akademik.

 

Selain membahas perspektif psikologi pendidikan, forum tersebut juga mengangkat nilai-nilai interpersonal dan karakter dalam proses pembelajaran dari perspektif Islam, seperti pentingnya sikap saling menghormati, komunikasi yang baik, serta hubungan edukatif yang sehat antara pendidik dan peserta didik.

 

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

 

Forum OPTIMIS diharapkan menjadi ruang kolaboratif dalam membangun atmosfer akademik yang sehat, produktif, dan berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi. ( Eno).