Perpisahan Penuh Makna, Mahasiswa AM-KKM UIN Malang dan Siswa Bani Hasyim Rayakan Kebersamaan

1452545_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti Indoor SMPS Islam Bani Hasyim saat mahasiswa AM-KKM 41 Nuradaya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara penarikan dengan konsep Pagelaran Budaya Nusantara, Selasa (19/5/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi penutup perjalanan asistensi mengajar yang tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan seluruh warga sekolah.

Berbeda dari acara perpisahan pada umumnya, mahasiswa AM-KKM 41 Nuradaya menghadirkan suasana penuh kehangatan melalui berbagai penampilan seni dan budaya.

 

Tarian daerah, ludruk, hingga pertunjukan kreativitas siswa tampil memeriahkan acara yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

 

Sejak awal kegiatan dimulai, para siswa tampak memenuhi Indoor Bani Hasyim dengan semangat.

 

Tepuk tangan dan sorak dukungan terus mengiringi setiap penampilan yang tampil di atas panggung. Tidak sedikit siswa yang terlihat larut dalam suasana haru karena harus berpisah dengan para mahasiswa yang selama beberapa waktu terakhir mendampingi mereka dalam proses belajar.

Salah satu anggota kelompok AM-KKM 41 Nuradaya, Amelda Yakiyya, mengatakan bahwa konsep pagelaran budaya dipilih agar momen penarikan tidak hanya menjadi acara formal, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang berkesan bagi seluruh warga sekolah.

 

“Melalui pagelaran budaya nusantara ini, kami ingin menghadirkan penarikan yang tidak hanya menjadi acara perpisahan, tetapi juga meninggalkan kesan hangat dan kebersamaan bagi seluruh warga sekolah,” ujarnya.

 

Menurutnya, selama menjalani program asistensi mengajar di SMPS Islam Bani Hasyim, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga membangun kedekatan dengan siswa dan guru.

 

Karena itu, momen perpisahan diupayakan menjadi kenangan manis yang dapat terus dikenang.

 

Pagelaran budaya tersebut sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan rasa percaya diri mereka.

 

Kehadiran mahasiswa AM-KKM dinilai mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih kreatif dan menyenangkan selama program berlangsung.

Pihak SMPS Islam Bani Hasyim turut memberikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa dalam mengemas kegiatan penarikan menjadi lebih edukatif dan humanis.

 

Selain mempererat hubungan antarpersonal, kegiatan itu juga dinilai mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap keberagaman budaya Indonesia di kalangan siswa.

 

Momen perpisahan itu pun menjadi bukti bahwa program asistensi mengajar tidak sekadar menghadirkan mahasiswa di ruang kelas, tetapi juga membangun hubungan kekeluargaan yang tumbuh melalui proses belajar bersama.

Melalui Pagelaran Budaya Nusantara, mahasiswa AM-KKM 41 Nuradaya berharap nilai kebersamaan, kreativitas, dan semangat mencintai budaya bangsa dapat terus hidup di lingkungan sekolah serta menjadi pengalaman berharga bagi seluruh warga SMPS Islam Bani Hasyim.( Eno).