Ita Hidayatus Sholihah: Workshop OBE Jadi Langkah Strategis Penguatan Akademik UIN Malang
Malang I Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Workshop Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dan Mata Kuliah Keuniversitasan sebagai langkah strategis memperkuat kualitas akademik dan pengembangan kurikulum kampus. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu ( 12–13 /5/2026).
Workshop hari pertama dilaksanakan di lantai 5 Gedung Rektorat Kampus 1 UIN Malang dan diikuti pimpinan universitas, dekan, serta jajaran akademik dari berbagai program studi.
Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (AAKK) UIN Malang, Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M., selaku Ketua Pelaksana, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kampus dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran atau Outcome Based Education.
“Kegiatan ini berdasar pada amanah Bu Rektor. Jadi bagaimana kita bisa mewujudkan capaian tersebut,” ujar Ita dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, workshop tersebut bertujuan memperkuat pemahaman sivitas akademika terhadap implementasi kurikulum berbasis OBE, sekaligus menyusun mata kuliah terpadu dan pedoman pendidikan universitas yang relevan dengan perkembangan global.
Menurut Ita, penyamaan persepsi antarunit akademik menjadi hal penting agar arah pengembangan kurikulum di seluruh program studi dapat berjalan selaras dan terukur.
“Lebih dari itu, penyamaan persepsi antar unit akademik dan pengembangan kurikulum universitas dan menyusun rencana tindak lanjut implementasi kurikulum OBE untuk semua program studi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Malang, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya keselarasan visi dalam membangun kekuatan akademik perguruan tinggi. Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh program kerja, tetapi juga kemampuan seluruh unsur kampus menyatukan arah dan tujuan bersama.
Prof Triyo menyebut, implementasi kurikulum OBE membutuhkan koordinasi yang kuat antara pimpinan universitas, fakultas, hingga program studi agar pelaksanaannya berjalan efektif dan berdampak nyata terhadap kualitas lulusan.
“Visi besar universitas tidak akan tercapai jika setiap unit berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, workshop ini menjadi ruang penting untuk menyamakan langkah dan memperkuat sinergi akademik,” ujar Prof Triyo.
Ia juga berharap workshop tersebut tidak berhenti pada tataran diskusi semata, tetapi mampu melahirkan langkah konkret dalam pengembangan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan zaman.
“Melalui forum ini, kita ingin memastikan bahwa kurikulum yang dijalankan benar-benar sesuai dengan arah pengembangan universitas dan kebutuhan masa depan mahasiswa,” tambahnya.
Melalui workshop ini, UIN Malang berharap tercipta penguatan sistem akademik yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. ( Eno)






