Saringan Ketat Sekda Batu! 6 ASN Lolos, 4 Gugur—Pertarungan Elite Birokrasi Kian Memanas
Batu | Serulingmedia.com – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu memasuki babak krusial. Dari total sepuluh pelamar, hanya enam aparatur sipil negara (ASN) yang dinyatakan lolos seleksi administrasi usai verifikasi ketat oleh panitia seleksi pada Selasa (5/5/2026).
Tahapan berikutnya dipastikan berlangsung sengit, mengingat nama-nama yang lolos didominasi figur berpengalaman di lingkup birokrasi Pemkot Batu.
Kepala BKPSDM Kota Batu, Santi Restuningsasi, menegaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara cermat sesuai regulasi yang berlaku.
Dari sepuluh pelamar yang mengunggah berkas melalui aplikasi MyASN, hanya enam yang memenuhi syarat (MS).
“Dari sepuluh pelamar, ada enam orang yang memenuhi syarat setelah proses verifikasi berkas,” ujarnya.
Empat pelamar lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan otomatis tersingkir dari bursa seleksi.
Enam Nama Lolos, Didominasi Pejabat Kunci
Enam ASN yang melaju ke tahap selanjutnya adalah:
- Arief As Siddiq (Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman)
- Akhmad Dahlan (Kepala Bakesbangpol Batu)
- Alfi Nurhidayat (Kadis Pendidikan Batu)
- Bangun Yulianto (Kepala Bappelitbangda)
- Endro Wahjudi (Inspektur Kota Batu)
- Mohammad Nur Adhim (Kepala Bapenda Kota Batu)
Sementara itu, empat nama yang gugur dalam seleksi administrasi yakni Abdul Rais, Eko Ariwidodo, Mhd Rafiuddinan Jandy Hummami, dan Onny Ardianto.
Komposisi kandidat yang lolos menunjukkan dominasi pejabat internal dengan rekam jejak panjang di pemerintahan daerah.
Hal ini sekaligus menandakan bahwa persaingan menuju kursi Sekda akan berlangsung ketat dan penuh dinamika.
Ujian Sesungguhnya Dimulai
Para peserta yang lolos akan menghadapi tahapan seleksi lanjutan berupa uji kompetensi, manajerial, hingga penilaian rekam jejak. Panitia seleksi memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.
Jabatan Sekda sendiri merupakan posisi strategis yang berperan sebagai motor penggerak birokrasi daerah, sehingga penentuan kandidat terbaik menjadi perhatian publik.
Kini, masyarakat Kota Batu menanti siapa figur yang mampu membuktikan kapasitas kepemimpinan dan akhirnya menduduki kursi tertinggi di jajaran ASN tersebut.( Eno).






