Healing Sambil Belajar! YPI Mega Rezky Makassar Gas Pol Studi Wisata ke Jogja-Solo
Makassar | Serulingmedia.com – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mega Rezky Makassar menunjukkan langkah progresif dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui agenda studi wisata strategis ke Yogyakarta dan Solo pada 14–17 April 2026, jajaran pimpinan hingga civitas akademika diberangkatkan sebagai bagian dari penguatan institusi sekaligus bentuk apresiasi atas capaian positif yang diraih.
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Ketua YPI Mega Rezky Makassar, Adv. Moch Noer Alim Qalby, S.H., LL.M., bersama Rektor Unimerz dan Direktur Polimerz.
Program tersebut dirancang tidak sekadar sebagai perjalanan akademik, tetapi juga menjadi ruang refleksi kolektif dalam memperkuat sinergi antar elemen kampus.
Moch Noer Alim Qalby menegaskan bahwa pendekatan humanistik menjadi fondasi utama dalam pengelolaan pendidikan tinggi di bawah naungan YPI.
Menurutnya, keseimbangan antara produktivitas kerja dan kesejahteraan civitas akademika merupakan kunci penting untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing lembaga pendidikan.
“Ini bukan sekadar wisata, tetapi bagian dari strategi membangun iklim akademik yang sehat dan inspiratif,” ujarnya.
Kiblat Pendidikan dan Budaya
Pemilihan Yogyakarta dan Surakarta atau Solo sebagai destinasi dinilai strategis. Kedua kota tersebut dikenal sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan di Indonesia, dengan ekosistem pembelajaran yang dinamis serta sarat nilai intelektual dan historis.
Melalui kunjungan ini, diharapkan para peserta dapat menyerap praktik-praktik terbaik dari institusi pendidikan di kedua kota tersebut, sekaligus memperkaya perspektif dalam pengembangan kampus ke depan.
Selain menjadi ajang pembelajaran, studi wisata ini juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat hubungan internal serta membangun semangat baru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompetitif.
Langkah ini menegaskan komitmen YPI Mega Rezky Makassar dalam menghadirkan inovasi berbasis keseimbangan antara kinerja akademik dan kesejahteraan sumber daya manusia, demi menciptakan institusi pendidikan yang adaptif dan berdaya saing tinggi.( Yah/Eno).






