Isu Penutupan Mikutopia Dibantah: Satpol PP Tegaskan Tidak Ada Penyegelan

1262664_11zon

Batu | Serulingmedia.com –Isu mengenai rencana penutupan atau penyegelan destinasi wisata Mikutopia oleh Satpol PP Kota Batu dipastikan tidak benar.

 

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Mikutopia, Haitsam Nuril Brantas Anarki, menyusul beredarnya kabar simpang siur yang dinilai merugikan pihak pengelola dan pelaku usaha di sekitar lokasi wisata.

 

Nuril menegaskan bahwa informasi penyegelan tersebut tidak memiliki dasar dan telah menimbulkan dampak negatif bagi operasional Mikutopia.

“Kami sangat dirugikan oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Kabar bahwa Satpol PP akan melakukan penyegelan ke Mikutopia adalah tidak benar,” tegasnya.

Menurutnya, sejak kabar itu beredar, sejumlah pihak yang rencananya berkunjung ke Mikutopia mulai mempertimbangkan pembatalan kunjungan.

 

“Padahal, kunjungan wisata sangat diharapkan, tidak hanya oleh pengelola, tetapi juga masyarakat sekitar yang menggantungkan pendapatan dari keramaian pengunjung,” ujarnya.

 

Nuril menjelaskan bahwa banyak warga sekitar yang mengandalkan aktivitas wisata Mikutopia untuk berjualan buah, makanan, aksesoris, maupun produk UMKM. Jika kunjungan menurun, maka roda ekonomi masyarakat pun ikut terdampak.

 

“Masyarakat sangat menunggu ramainya wisatawan. Mereka berharap dagangan mereka laris,” sambungnya.

 

Terkait perizinan, Nuril menegaskan bahwa kliennya adalah pengusaha sekaligus petani bunga yang taat aturan.

 

“Tidak benar jika dikatakan Mikutopia tidak memiliki izin sama sekali. Sebagian izin sudah kami kantongi, lainnya masih dalam proses. Proses inilah yang membutuhkan waktu, sehingga Mikutopia tetap beroperasi sambil menunggu izin rampung,” jelasnya.

 

Untuk memastikan kebenaran isu yang berkembang, tim hukum Mikutopia telah melakukan konfirmasi langsung kepada Satpol PP Kota Batu.

 

“Kami menghubungi Plt. Kasatpol PP. Beliau menegaskan bahwa informasi penyegelan itu tidak benar. Satpol PP selalu bekerja sesuai aturan dan tidak melakukan penyegelan terhadap Mikutopia,” kata Nuril.

 

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak Mikutopia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum jelas sumbernya dan tetap mendukung keberlangsungan destinasi wisata yang turut menghidupkan perekonomian lokal tersebut.(Eno).