Batu Sinergikan UMKM Sarbumusi dengan Wisata Mikutopia, Dorong Ekonomi Lokal
Batu, I Serulingmedia.com – Produk UMKM binaan DPC K-SARBUMUSI NU Kota Batu kini resmi mendapatkan ruang dan akses pasar di Wisata Mikutopia. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ketua DPC K-SARBUMUSI NU, Rudianto, S.Pd., S.H., M.A.P. (Goes Idur), dan Direktur BUMDes Tulungrejo, Muchamad Dadi, berlangsung Selasa (7/4/2026), menandai langkah nyata memperkuat ekonomi kerakyatan di Kota Batu.
Apresiasi Goes Idur
Goes Idur menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tinggi kepada manajemen Mikutopia atas kesempatan kolaborasi bagi anggota Sarbumusi.
“Ini bukan sekadar menempatkan produk kami di tempat wisata. Lebih dari itu, ini adalah pengakuan bahwa serikat buruh bisa berdikari dan berperan aktif dalam pembangunan ekonomi lokal. Melalui ruang usaha dan kemitraan jasa di Mikutopia, kami ingin anggota Sarbumusi merasakan manfaat nyata dari kerja keras mereka,” kata Goes Idur.
Ia menambahkan, kerja sama ini menjadi bukti bahwa sinergi antara organisasi buruh dan dunia usaha bisa menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
Komitmen Pemberdayaan Lokal
Direktur BUMDes Tulungrejo, Muchamad Dadi, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Mikutopia sebagai motor penggerak ekonomi desa yang inklusif.
Kesepakatan yang tercapai mencakup:
- Penyediaan Ruang Usaha: Produk UMKM binaan Sarbumusi mendapat tempat strategis di area Mikutopia.
- Kemitraan Jasa: Anggota Sarbumusi bisa terlibat dalam layanan penunjang operasional wisata.
- Pendampingan Kualitas: Bimbingan bersama agar produk dan jasa tetap kompetitif di pasar wisata.
Menuju Kemandirian Ekonomi
Rudianto menegaskan, langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk membangun kemandirian ekonomi secara kolaboratif. Ia optimistis, sinergi semacam ini tidak hanya menguntungkan pelaku UMKM, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
“Kami ingin ekonomi kerakyatan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya di atas kertas. Dengan Mikutopia sebagai ekosistem kolaborasi, anggota kami bisa belajar, berkembang, dan bersaing di pasar yang lebih luas,” tutup Goes Idur. ( Eno)






