Kepala Bappeda Jeneponto Genjot Inovasi, KIND 2026 Jadi Ajang Adu Gagasan OPD
Jeneponto | Serulingmedia.com – Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto menegaskan pentingnya inovasi dalam mendorong kemajuan daerah melalui pelaksanaan Kick Off Kompetisi Inovasi Daerah (KIND) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Pattiro Jeka ini menjadi momentum strategis untuk mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlomba menghadirkan gagasan kreatif dan solusi nyata bagi masyarakat.
Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto, Dr. H. Alfian Afandy Syam, ST., MT., Ph.D, menyampaikan bahwa Kompetisi Inovasi Daerah merupakan wadah bagi perangkat daerah untuk beradu gagasan sekaligus menciptakan terobosan dalam pelayanan publik.
“Kompetisi Inovasi Daerah ini menjadi ajang bagi seluruh perangkat daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan di daerah,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (18/3/2026).
Sementara itu, H. Paris Yasir dalam sambutannya menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci penting di tengah tantangan keterbatasan anggaran akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.
Menurutnya, kondisi tersebut justru harus menjadi pemicu bagi seluruh OPD untuk tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui berbagai inovasi.
“Dengan adanya pengurangan dana transfer keuangan daerah, maka seluruh OPD harus mampu menghasilkan inovasi. Walaupun dengan keterbatasan anggaran, pelayanan kepada masyarakat harus tetap maksimal,” tegasnya.
Bupati juga mendorong gerakan “1 OPD 1 Inovasi” sebagai upaya konkret agar setiap perangkat daerah mampu menghadirkan minimal satu inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Tim Pendamping Inovasi Daerah Kabupaten Jeneponto, Rahman Ramlan, memaparkan capaian tahun 2025. Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Jeneponto berhasil mencatat peningkatan Indeks Inovasi Daerah tertinggi di Indonesia.
Keberhasilan tersebut didukung oleh 14 inovasi yang diajukan, sehingga mampu mengangkat status daerah dari kategori kurang inovatif menjadi daerah inovatif.
“Dengan hanya 14 inovasi, Jeneponto berhasil naik dari daerah kurang inovatif menjadi daerah inovatif. Ini bukti bahwa inovasi mampu membawa perubahan besar,” jelasnya.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jeneponto menargetkan peningkatan status menjadi daerah sangat inovatif. Target tersebut diyakini dapat tercapai jika seluruh OPD mampu menjalankan gerakan “1 OPD 1 Inovasi” secara konsisten.
Melalui Kick Off KIND 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap lahir berbagai inovasi yang mampu mempercepat penyelesaian persoalan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. ( Yah/Eno).






