Nurochman: Sinergi Pemkot Batu dan Kejaksaan Kunci Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

1113296_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Wali Kota Batu Nurochman menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Kota Batu dan Kejaksaan menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

 

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (5/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, jabatan Kajari Batu secara resmi diserahterimakan dari Dr. Andy Sasongko, S.H., M.H. kepada Arya Wicaksana, S.H., M.H..

 

Acara ini dihadiri Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Batu Siti Faujiyah Nurochman, Ketua Perwosi Kota Batu Ridha Agusta Heli Suyanto, Penjabat Sekretaris Daerah, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

Dalam sambutannya, Nurochman menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama kepemimpinan Andy Sasongko.

Ia menilai kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Batu dan Pemerintah Kota Batu telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kepastian hukum sekaligus mengamankan aset negara.

“Saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama yang telah dibangun dengan sangat baik. Salah satu capaian penting adalah keberhasilan menyelamatkan aset negara melalui penanganan PSU dengan nilai mencapai Rp522 miliar. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu menghadirkan hasil nyata bagi daerah,” ujar Nurochman.

Menurutnya, bagi Pemerintah Kota Batu, pendampingan dan penguatan aspek hukum bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang tertib, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Nurochman juga menyampaikan harapan agar sinergi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan bersama Kajari yang baru.

 

Ia meyakini pengalaman dan integritas Arya Wicaksana akan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dalam penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pengawalan berbagai program strategis pembangunan.

“Saya percaya dengan komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang kuat, kita dapat bersama-sama menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” kata Nurochman.

Ia menambahkan, momentum pisah sambut ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan juga penguat komitmen bersama antara Kejaksaan Negeri Batu, Pemerintah Kota Batu, dan seluruh unsur Forkopimda untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai koridor hukum serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. (Eno)