Wali Kota dan Wawali “Geruduk” Besta: Rumuskan Strategi Besar Selamatkan Apel Batu

Screenshot_2025-12-02-13-52-56-357_com.android.chrome-edit

Batu | Serulingmedia.com — Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto, turun langsung meninjau kebun apel dan area kandang komunal di Dusun Besta, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Senin (1/12/2025).

Kunjungan lapangan ini menjadi rangkaian dialog serius dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tulungrejo untuk merumuskan strategi pemulihan produksi apel, optimalisasi pupuk organik dari limbah ternak, dan penguatan kolaborasi petani.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Nurochman memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi petani yang mulai mengembangkan formula pupuk organik berbahan dasar limbah hewan ternak.

Ia menilai langkah tersebut berpotensi besar meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi apel.

“Hari ini kami mendapatkan banyak sudut pandang baru. Formula organik yang digunakan petani terbukti menunjukkan hasil awal yang positif. Pemerintah akan segera melakukan uji lab agar aman dan dapat kita rekomendasikan bagi seluruh petani,” ujar Wali Kota Nurochman.

Di sisi lain, Wawali Batu Heli Suyanto menyoroti persoalan legalitas lahan di Dusun Besta serta pentingnya penyelesaian akses jalan menuju area pertanian.

Ia menegaskan perlunya percepatan proses administrasi sekaligus mengajak petani untuk semakin kompak memanfaatkan pupuk organik secara berkelanjutan.

“Proses administrasi Besta terus kami kawal. Sebelum sertifikasi, akses jalan harus diperlebar karena lahannya masih milik negara. Silakan desa segera memproses musdes, dan pemerintah siap memfasilitasi seluruh tahapan,” tegasnya.

Dalam forum diskusi, para petani menyampaikan tantangan utama yang kini mereka hadapi, yakni tren penurunan produksi apel dan kebutuhan sistem pemasaran satu pintu melalui koperasi agar harga lebih stabil.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota dan Wawali menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi petani, mulai dari penguatan koperasi sebagai pusat pemasaran, perbaikan infrastruktur, hingga pendampingan lintas sektor.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Batu berupaya melakukan gerakan terpadu penyelamatan komoditas apel, ikon kebanggaan Kota Batu yang tengah menghadapi tantangan besar.( Eno).