UIN Maliki Mengamuk di Arena BSTC! UKM Taekwondo Borong Emas dan Tegaskan Dominasi Mahasiswa Hijau di Malang Raya

TAEKWOND EDIT_11zon

Malang | Serulingmedia.comUIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan eksistensinya di panggung olahraga mahasiswa. Melalui UKM Taekwondo, kampus hijau ini tampil garang pada ajang Brawijaya Student Taekwondo Championship (BSTC) yang digelar Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 08.00–19.00 WIB di GOR Pertamina Universitas Brawijaya. Kejuaraan bergengsi ini diikuti 526 peserta lintas instansi, menjadikannya arena adu gengsi sekaligus pembuktian kualitas atlet mahasiswa.

Sebanyak 19 atlet UIN Maliki turun berlaga selama dua hari. Pada hari pertama, 11 atlet bertanding di nomor Kyorugi dan Poomsae, langsung memanaskan atmosfer kompetisi. Keikutsertaan ini bukan sekadar meramaikan arena, melainkan langkah strategis untuk menguji efektivitas latihan rutin, mematangkan teknik dan taktik, serta mengasah kesiapan fisik–mental sebelum menatap level kompetisi yang lebih tinggi.

Hasilnya mencengangkan. Di tengah tensi tinggi pertandingan, UKM Taekwondo UIN Maliki sukses menyabet medali perunggu Kyorugi Prestasi, lalu tampil dominan pada Poomsae Festival dengan 4 medali emas dan 4 medali perak. Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan dan disiplin latihan di bawah kepemimpinan Ketua UKM Taekwondo, Pandhu Syach Aryanto.

Ketua Pelaksana BSTC menegaskan pentingnya mentalitas juara. “Sesuai slogan tahun ini, Muda, Berani, Berprestasi, kami ingin kejuaraan ini menguji nyali dan mental atlet mahasiswa. Dengan 526 peserta, kesiapan mental di atas matras adalah kunci. Prestasi sejati lahir dari keberanian mengambil risiko, fokus, dan ketangguhan di bawah tekanan,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maliki, Romi Faslah. Ia menilai prestasi tersebut sebagai buah kerja keras dan kolaborasi solid. “Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga mampu bersaing di olahraga dengan menjunjung sportivitas. Semoga capaian ini menjadi pemantik semangat untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan atlet berprestasi di level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Dengan torehan medali dan mental juara yang kian terasah, UKM Taekwondo UIN Maliki membuktikan satu hal: kampus hijau bukan hanya kuat di kelas, tetapi juga berbahaya di atas matras. ( Eno)