UIN Maliki Malang Kirim Mahasiswa PKL ke Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA), Cetak Psikolog Muda Siap Bersaing di Kancah Global
Malang | Serulingmedia.com – Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali memperkuat jejaring internasional dengan menyerahkan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) kepada Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) secara daring melalui Google Meet, Senin ( 29/6/2026).
Program ini menjadi langkah strategis untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja nyata di lingkungan profesional internasional yang dinamis dan penuh tantangan.
Perwakilan Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA), Muhammad Saffuan Abdullah, KB, PA, selaku Pengasas dan Pengarah Urusan Latihan dan Perundingan PEKA, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kepada organisasinya sebagai mitra pelaksanaan internship mahasiswa.
“Kami mengucapkan terima kasih karena UIN Malang telah mempercayai PEKA sebagai mitra internship mahasiswa. Ini merupakan amanah yang baik dan kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa,” ujarnya.
Saffuan menjelaskan, mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia kerja yang fleksibel dan dinamis.
Aktivitas di PEKA tidak hanya berlangsung di kantor, tetapi lebih banyak dilakukan melalui seminar, pelatihan, pendampingan, serta berbagai kegiatan lapangan.
“Kita bekerja tidak selalu di office. Justru lebih banyak aktivitas outdoor atau seminar. Bahkan pada akhir pekan biasanya kami tetap berkegiatan dan tidak selalu libur,” katanya.
Ia menegaskan, budaya kerja di PEKA menuntut kemampuan adaptasi tinggi karena agenda dan program dapat berubah sesuai kebutuhan.
“Sistem kerjanya tidak selalu terikat dengan office. Jadi, kita harus bersiap-siap dengan ide-ide atau rencana-rencana dadakan,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Siti Mahmudah,M.Si menyampaikan terima kasih kepada Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan PKL di lembaga tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PEKA yang telah memberikan kesempatan kepada Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk melaksanakan PKL. Kami berharap mahasiswa dapat belajar banyak dan memperoleh pengalaman yang bermakna selama mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.
Ia juga memohon bimbingan dan arahan dari pihak PEKA agar mahasiswa mampu mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan baik, menjaga nama baik almamater, serta mampu beradaptasi dengan budaya kerja internasional.
“Kami memohon bimbingan dan arahan dari PEKA untuk mahasiswa kami. Semoga mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan baik, belajar secara aktif, dan mengambil banyak pelajaran dari pengalaman yang diperoleh selama PKL,” ujarnya.
Lebih jauh, Fakultas Psikologi berharap kolaborasi dengan Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) tidak berhenti pada program PKL, tetapi berkembang dalam berbagai kegiatan akademik, penelitian, pelatihan, hingga pengembangan keilmuan psikologi di masa mendatang.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dalam kegiatan PKL, tetapi juga dalam program-program lain yang relevan dengan bidang psikologi,” katanya.
Di akhir kegiatan, Muhammad Saffuan Abdullah berharap mahasiswa mampu membawa pulang pengalaman berharga selama menjalani PKL, baik pengalaman yang menyenangkan maupun tantangan yang akan membentuk karakter, kedisiplinan, dan profesionalisme mereka.
“Semoga mahasiswa dapat membawa pengalaman yang baik dari PEKA. Bukan hanya pengalaman yang manis, tetapi juga pengalaman pahit sebagai pembelajaran ke depan bagi mahasiswa UIN Malang,” tuturnya.
Program PKL internasional bersama Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) ini menjadi bukti komitmen Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperluas kemitraan strategis di tingkat internasional.
Melalui kolaborasi tersebut, kampus berharap mampu melahirkan lulusan yang adaptif, komunikatif, berdaya saing global, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. ( Eno)






