UIN Maliki Malang Gaungkan Kampus Sehat dan Ramah Lingkungan, Rektor Berangkatkan Peserta FRESH 2.0 dan WALK
Malang | Serulingmedia.com – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, memberangkatkan peserta FRESH 2.0 (Fun Run Exploring Scenery of Highland) dan WALK (Walking Around Lovely Track of Highland) di Kampus III UIN Maliki Malang, Tlekung, Kota Batu, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan olahraga yang diikuti civitas akademika, alumni, dan masyarakat umum tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Maulidiyah ke-65 atau Lustrum XIII UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Tidak sekadar mengajak masyarakat berolahraga, kegiatan ini membawa pesan penting tentang pembangunan peradaban yang bertumpu pada kesehatan jiwa, kesehatan raga, dan kelestarian lingkungan.
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, menegaskan bahwa ketiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun peradaban umat.
“Kita kan membangun peradaban, ya peradaban umat. Nah, peradaban itu tidak lepas dari tiga hal: sehat jiwanya, sehat raganya, dan sehat buminya. Sehat jiwanya dan sehat raganya, tetapi buminya tidak sehat, akan hancur. Maka syariah tidak terjaga,” ungkap Ilfi.

Menurutnya, kesehatan manusia tidak cukup hanya diukur dari kondisi fisik dan mental. Lingkungan yang sehat juga menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan kehidupan.
Karena itu, FRESH 2.0 dan WALK dirancang untuk melibatkan berbagai elemen masyarakat sekaligus memperkenalkan lingkungan Kampus III UIN Maliki Malang yang memiliki kawasan cukup luas.
“Kita ajak semua elemen masyarakat dan elemen kampus untuk fun run dan fun walk. Tidak semua orang kuat untuk fun run, maka ada pilihan jalan mengelilingi kampus,” jelasnya.
Selain membangun kebugaran, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat kawasan Kampus III.
“Ini juga untuk mengenalkan, ini loh kampus kita, seberapa besar. Ternyata capek juga ya, mengelilingi kampus ini sudah cukup berkeringat. Luar biasa kampus kita ini,” tutur Ilfi.
Ia menegaskan, UIN Maliki Malang bukan hanya memiliki kawasan kampus yang luas secara fisik, tetapi juga terus mengembangkan kualitas akademik dan kuantitas sivitas akademikanya.
“Bukan kampus yang kecil, melainkan kampus yang besar, baik dari sisi fisiknya maupun dari sisi kuantitas dan kualitasnya,” tegasnya.
Tanam Pohon sebagai Sedekah dan Investasi Lingkungan
Komitmen membangun kampus sehat juga diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Maulidiyah ke-65.
Ilfi menjelaskan, sejumlah sponsor turut berkontribusi menyediakan bibit pohon. Bahkan, ada pihak yang menyumbangkan hingga 100 pohon untuk ditanam di lingkungan kampus.

Penanaman akan ditindaklanjuti melalui kegiatan bersama mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Jenis pohon yang ditanam terutama pohon buah-buahan, seperti matoa, sehingga kelak hasilnya dapat dinikmati warga kampus dan masyarakat.
“Kalau pohon buah-buahan, mungkin masih membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk berbuah. Tetapi kita sedang bersedekah pohon,” ujarnya.
Ilfi mengingatkan, menanam pohon bukan sekadar menghijaukan lingkungan, melainkan juga menjadi bentuk sedekah yang manfaatnya dapat dirasakan makhluk hidup.
Ia merujuk hadis Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan menanam pohon yang buahnya dimakan manusia, burung, maupun makhluk Allah lainnya sebagai bagian dari sedekah.
“Apalagi jika dimakan oleh sesama manusia, yang menyebabkan jiwanya sehat, raganya sehat, dan buminya juga sehat,” imbuhnya.
Fun Run 5 Kilometer Terbuka untuk Umum
Sementara itu, Koordinator kegiatan, Yossi Indra Kusuma, menjelaskan bahwa FRESH 2.0 dan WALK memiliki kategori serta sasaran peserta berbeda.
Kategori Fun Run menempuh jarak lima kilometer dan terbuka untuk masyarakat umum maupun civitas akademika UIN Maliki Malang.

Kegiatan ini bukan kompetisi lari yang mengejar kecepatan. Panitia tidak menyediakan podium bagi pelari tercepat, tetapi menetapkan batas waktu penyelesaian atau cut off time maksimal 90 menit.
“Namanya fun run, jadi tidak ada podium untuk yang tercepat. Hanya ada cut off time maksimal 90 menit,” jelas Yossi.

Adapun kategori WALK atau jalan sehat menempuh jarak sekitar 1,8 kilometer. Kegiatan ini diperuntukkan bagi civitas akademika, keluarga, serta alumni UIN Maliki Malang.
Panitia menargetkan sekitar 1.200 hingga 1.300 kupon jalan sehat untuk menyemarakkan kegiatan tersebut.
Peserta jalan sehat juga diperbolehkan mengajak anggota keluarga, mulai suami, istri, hingga anak-anak, sehingga kegiatan olahraga ini menjadi momentum kebersamaan keluarga besar UIN Maliki Malang.
Setelah kegiatan lari dan jalan sehat, acara dilanjutkan dengan senam Zumba untuk menambah semarak suasana kebersamaan.
Melalui FRESH 2.0 dan WALK, UIN Maliki Malang ingin menegaskan bahwa peringatan Dies Maulidiyah ke-65 bukan sekadar perayaan usia institusi, melainkan momentum memperkuat budaya hidup sehat, kepedulian lingkungan, dan kebersamaan.
Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar UIN Maliki Malang membangun peradaban yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga sehat manusianya dan lestari alamnya. ( Eno)
