Bupati Malang Sanusi Janjikan Jalan Menuju Kampus III UIN Maliki Diperlebar dan Diaspal Hotmix
Batu | Serulingmedia.com – Temu Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tidak sekadar menjadi ajang melepas rindu dan mempererat silaturahmi.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., untuk menunjukkan komitmen mendukung pengembangan almamater, termasuk menjanjikan peningkatan akses jalan menuju Kampus III UIN Maliki Malang.
Komitmen itu disampaikan Sanusi saat menghadiri Temu dan Silaturahmi Akbar Alumni UIN Maliki Malang di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Kampus III UIN Maliki, Tlekung, Kota Batu, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor UIN Maliki Malang, Wali Kota Batu, jajaran pimpinan Kementerian Agama (Kemenag), Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni (Kamaliki/IKA UIN Malang), jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Malang, serta ratusan alumni dari berbagai angkatan.
Sebagai bagian dari keluarga besar alumni UIN Maliki Malang, Sanusi mengawali sambutannya dengan mengenang perjalanan akademiknya di Jurusan Tadris Bahasa Inggris hingga 1983.
Ia menceritakan perjalanan hidupnya yang berawal dari seorang pendidik hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Bupati Malang.
Namun, kehadirannya tidak hanya untuk bernostalgia. Sanusi juga menunjukkan kepedulian terhadap kemajuan kampus dengan mengajak sejumlah kepala perangkat daerah Kabupaten Malang meninjau langsung kondisi jalan menuju kawasan Kampus III UIN Maliki.
Menurutnya, akses jalan tersebut masih relatif sempit sehingga membutuhkan peningkatan kapasitas untuk mendukung kelancaran mobilitas mahasiswa dan masyarakat.
“Tadi saya ajak Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Pendidikan untuk melihat jalan menuju ke sini yang masih sangat kecil. Tahun depan harus diperlebar dan diaspal (hotmix) supaya akses masyarakat dan mahasiswa ke sini lancar,” tegas Sanusi.
Ia juga melibatkan Kepala Dinas Bina Marga dalam peninjauan tersebut. Langkah ini menjadi sinyal dukungan Pemerintah Kabupaten Malang terhadap pengembangan kawasan pendidikan sekaligus peningkatan infrastruktur penunjang aktivitas akademik.
Ajak Alumni Menjaga Keimanan dan Integritas
Selain berbicara tentang pembangunan, Sanusi menyampaikan pesan spiritual kepada para alumni.
Ia mengajak seluruh lulusan UIN Maliki untuk memperkuat keimanan, menjaga ketauhidan, serta menjadikan perjuangan menegakkan agama Allah sebagai bagian dari pengabdian hidup.
Mengutip Al-Qur’an Surah Muhammad ayat 7, Sanusi mengingatkan bahwa orang-orang yang menolong agama Allah akan memperoleh pertolongan dan penguatan dari-Nya.
Menurutnya, keberkahan hidup tidak semata-mata diukur dari materi, jabatan, maupun kedudukan, tetapi juga dari ketulusan seseorang dalam mengabdikan diri untuk kebaikan.
Ia mencontohkan kehidupan para kiai dan guru spiritualnya yang senantiasa dicukupkan rezekinya karena mendedikasikan hidup untuk dakwah dan perjuangan agama.
Sanusi juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas moral dengan berpedoman pada nilai-nilai Al-Qur’an, termasuk Surah Al-Isra’ ayat 7.
Ia mengajak alumni untuk terus menebarkan kebaikan, menjaga lisan, serta menghindari kebiasaan saling mencela, menjelek-jelekkan, dan membicarakan keburukan orang lain.
“Setiap perbuatan baik pasti dibalas kebaikan oleh Allah, dan perbuatan buruk akan kembali kepada pelakunya sendiri. Jangan pernah berharap mencelakakan orang lain tanpa mencelakakan diri kita sendiri. Mari kita berikan perbuatan yang terbaik,” ungkapnya.
Bagikan Amalan Sholawat kepada Alumni
Dalam pesannya, Sanusi juga mengajak para alumni menghadapi berbagai tantangan dan ujian kehidupan dengan memperbanyak istighfar serta membaca sholawat.
Ia mengutip pesan dalam Al-Qur’an Surah Al-Anfal ayat 33 sebagai pengingat pentingnya memohon ampunan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bahkan, Sanusi membagikan ijazah amalan Sholawat Syajaratun Nuqud yang diperolehnya dari guru spiritualnya.
Bacaan sholawat tersebut adalah Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad, yang dianjurkan dibaca sebanyak 400 kali setiap selesai salat Isya.
Menurut Sanusi, amalan tersebut menjadi salah satu wasilah untuk memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi kesulitan hidup, meringankan beban persoalan, melapangkan rezeki, serta memperoleh keselamatan.
Melalui temu alumni tersebut, Sanusi berharap ikatan kekeluargaan antarlulusan UIN Maliki Malang tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi berkembang menjadi kekuatan bersama untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama.
Keberhasilan seorang alumni, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh jabatan maupun pencapaian pribadi, tetapi juga seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.
Momentum temu alumni ini sekaligus menjadi pengingat bahwa almamater bukan sekadar tempat menimba ilmu dan meraih gelar akademik, melainkan rumah bersama yang harus terus dijaga, dibanggakan, dan didukung kemajuannya.( Eno).
