TNI AU dan Semangat Kemanusiaan: Refleksi Hari Bhakti ke-78 di Malang

Screenshot_2025-07-25-21-43-13-530_com.android.chrome-edit

Malang | Serulingmedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-78, Lanud Abdulrachman Saleh menggelar serangkaian kegiatan bhakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.

Kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Minggu,( 27/7/ 2025) mulai pukul 08.00 WIB.

Dengan semangat pengabdian yang tinggi, kegiatan bhakti sosial tersebut meliputi donor darah, pemeriksaan mata, terapi akupuntur, khitanan massal, pijat Dalong, pembagian sembako, bazar buku gratis, dan bazar murah.

Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kedekatan TNI AU dengan masyarakat, tetapi juga memperlihatkan sisi humanis dari institusi pertahanan negara yang identik dengan kedisiplinan dan ketegasan.

Pejabat Sementara Kaurpenpasum Pen Lanud Abd Saleh, Kapten Bambang, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk konkret pengabdian TNI AU kepada rakyat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan layanan yang tersedia secara gratis.

“Silakan hadir dan manfaatkan kesempatan ini, bagi pencinta buku ini kesempatan borong ilmu,” ungkap Kapten Bambang penuh antusias.

Kegiatan sosial ini juga sejalan dengan tagline TNI AU: AMPUH, yang merupakan singkatan dari Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis.

Tagline ini menjadi cerminan komitmen TNI AU untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya dalam bidang pertahanan udara, tetapi juga dalam membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat.

Momentum Hari Bhakti ke-78 ini menjadi refleksi penting bahwa kekuatan TNI AU tidak hanya terletak pada alutsista dan kesiapsiagaan militernya, tetapi juga pada kemampuannya menjalin harmoni dengan rakyat.

Bhakti sosial ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan manifestasi dari semangat gotong royong, empati, dan tanggung jawab sosial yang terus dijaga oleh TNI AU.

Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan akan tumbuh sinergi antara masyarakat dan TNI AU dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

TNI AU tidak berdiri di menara gading, tetapi hadir di tengah rakyat, merasakan denyut kehidupan mereka, dan memberikan kontribusi nyata demi kesejahteraan bersama.(Eno).