SMK Telkom Malang dan Koperasi Lets Play Game Studio Sukses Gelar Program Praktisi Mengajar Selama Empat Bulan
Malang I Serulingmedia.com — SMK Telkom Malang bersama Koperasi Multi Pihak (KMP) Lets Play Game Studio telah merampungkan rangkaian kegiatan Praktisi Mengajar yang berlangsung selama empat bulan, terhitung sejak Januari hingga April 2025. Penutupan program ini dilaksanakan pada Kamis (1/5/2025).
Program ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala Sekolah SMK Telkom Malang, Rahmat D. Djatmiko, dan KMP Lets Play Game Studio. Tujuan utama dari program ini adalah membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam industri game, melalui pendekatan praktis dan menyenangkan.
Materi yang disampaikan dalam program dirancang secara kontekstual untuk mendukung pengembangan kapasitas siswa sebagai calon profesional di bidang game development. Beberapa topik yang dibahas antara lain design thinking dalam pengembangan game, transformational framework, storytelling in games, serta penyusunan game design document.
“Beberapa materi juga kami sampaikan dengan metode game-based learning menggunakan game edukatif berjudul Game Craft, yang dirancang khusus oleh tim KMP Lets Play Game Studio,” ungkap perwakilan dari Koperasi tersebut.
Program ini tidak hanya fokus pada aspek estetika dan mekanika permainan, tetapi juga mendorong siswa untuk memahami bagaimana sebuah game bisa menjadi relevan, menyenangkan, dan berdampak positif bagi pemain. Selain teori, siswa juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para praktisi industri, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
“Kegiatan ini memberikan kesan yang sangat positif bagi siswa dan guru kami. Kami melihat antusiasme luar biasa dari para siswa. Bagi kami sebagai pendidik, kolaborasi ini sangat membantu menjembatani kurikulum sekolah dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Bias Damiasa, perwakilan guru SMK Telkom Malang yang turut mengawal jalannya program.
Kegiatan Praktisi Mengajar ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, serta bagian dari upaya mendukung pengembangan talenta muda Indonesia di sektor teknologi kreatif. ( Eno )






