Ramadhan Outreach, Korps Mubalighah DMI Kota Malang Ajak Mahasantri Berbagi Ilmu dan Takjil
Malang | Serulingmedia.com – Suasana hangat menyelimuti lantai dasar Masjid Ulul Albab Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat sekitar 150 mahasantri Ma’had Al Jami’ah mengikuti kegiatan “Ramadhan Outreach: Indahnya Berbagi dan Belajar Bersama Menebar Kebaikan”, yang digelar oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang melalui Korps Mubalighah, belum lama ini.
Kegiatan yang berlangsung pada sore hari itu tidak hanya menghadirkan pembagian takjil bagi peserta yang akan berbuka puasa, tetapi juga diisi dengan kegiatan keagamaan dan edukasi, mulai dari khotmil Qur’an, doa bersama, tausiyah, hingga sesi motivasi bagi para mahasiswa.
Ketua panitia kegiatan, Niken Nawawi, mengatakan bahwa Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi sekaligus menebar inspirasi kepada generasi muda.
“Ramadhan kali ini terasa istimewa. Selain berbagi takjil, kita juga berbagi ilmu dan pengalaman. Semoga kegiatan seperti ini ke depan semakin memberi manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tausiyah bertema “Bijak Bermedia Sosial” disampaikan oleh muballighah Kota Malang, Chusnul. Penyampaian materi berlangsung serius namun tetap komunikatif, sehingga para mahasantri dapat mengikuti dengan penuh perhatian.
Ketua Korps Mubalighah DMI Kota Malang, Umi Machmudah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat jaringan dakwah sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan dakwah yang dekat dengan generasi muda, sekaligus membuka ruang kolaborasi agar semakin banyak kebaikan yang bisa kita lakukan bersama,” ungkapnya.
Organisasi Korps Mubalighah DMI Kota Malang sendiri terbilang masih muda, karena baru merayakan ulang tahun pertamanya pada 1 Desember 2025.
Meski demikian, berbagai program terus diupayakan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda.
Motivasi bagi para mahasantri juga disampaikan oleh Ketua DMI Kota Malang, Kasuwi. Dalam sambutannya, ia mengajak mahasiswa untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi, pengembangan diri, dan kedisiplinan dalam belajar.
Ia bahkan berbagi pengalaman masa mudanya saat masih menjadi mahasiswa di IAIN Malang, ketika menekuni hobi fotografi yang kemudian membuka banyak peluang hingga mengantarkannya menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral.
“Minimal tiga sampai empat jam sehari harus digunakan untuk belajar. Aktivitas lain boleh banyak, tetapi belajar tetap harus menjadi prioritas,” pesannya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Wakil Rektor IV UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Abdul Hamid. Ia mendorong agar kolaborasi antara kampus dan organisasi dakwah tersebut dapat terus berkembang melalui kerja sama yang lebih berkelanjutan, termasuk kemungkinan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk program-program ke depan.
Sementara itu, Mudir Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Izzuddin, yang berhalangan hadir diwakili oleh Pengasuh Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Dewi Hamidah. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya kolaborasi yang tengah dirintis antara Ma’had dan Korps Mubalighah DMI Kota Malang.
Menjelang waktu berbuka, para peserta menikmati takjil yang dibagikan sambil berbincang hangat. Suasana sederhana namun penuh keakraban itu menjadi gambaran indah makna Ramadhan: berbagi, belajar, dan menebar kebaikan bersama.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari lahirnya lebih banyak gerakan kolaboratif yang mampu membekali generasi muda—khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha—sebagai calon pemimpin masa depan menuju Indonesia Emas 2045.( Eno).
