Program Apel Gratis Kota Batu Tetap Berjalan, Tanpa Pemangkasan Bahkan Armada Bertambah
Batu I Serulingmedia.com – Program Angkutan Pelajar Gratis (Apel Gratis) Kota Batu terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih mudah bagi siswa. Program ini menjadi solusi bagi pelajar yang kesulitan dalam hal transportasi serta upaya pemerintah untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah dan menekan angka putus sekolah. Dengan adanya Apel Gratis, pelajar dapat berangkat dan pulang sekolah dengan lebih nyaman tanpa terbebani biaya transportasi.
Seiring dengan diberlakukannya Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran, muncul kekhawatiran bahwa program Apel Gratis akan terkena dampak pemangkasan anggaran. Namun, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Hendry Suseno, menegaskan program ini tetap berjalan tanpa pemangkasan anggaran. Keputusan ini diambil karena program tersebut memiliki dampak langsung pada masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan yang lebih merata dan inklusif.
“ kegiatan ytang berdampak langsung ke Masyarakat sepertiu angkuta pelajar Gratis ( Apel Gratis ) tidak dipangkas anggarannya “ tegas Hendry yang dihubungi melalui sambungan selurel, Minggu malam ( 16/2/2025 ).

Langkah strategis yang diambil oleh Pemerintah Kota Batu dalam mempertahankan Apel Gratis tidak hanya sebatas menjaga keberlangsungan program, tetapi juga dengan menambah jumlah armada. Pada akhir tahun 2024, jumlah armada angkutan Apel Gratis ditingkatkan dari 42 unit menjadi sekitar 65 unit. Penambahan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan, khususnya bagi daerah yang sebelumnya belum mendapatkan akses transportasi gratis, seperti jalur menuju SMAN 2 di Jalan AP3 Kacung Permadi dan SMPN 5 di Jalan Sumber Brantas.
“ bahkan akhir tahun 2024, kami malah menambah armada angkutan Apel Gratis agar daerah yang selama ini belum terlayani bisa menikmatinya. Sehingga pemerataan layanan angkutan pelajar gratis bisa menyeluruh dan adil “ lanjutnya.
Keputusan untuk menambah armada didasarkan pada kajian yang dilakukan oleh Dishub Kota Batu guna mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat. Dengan perluasan jaringan rute dan penambahan jumlah kendaraan, diharapkan semakin banyak siswa yang bisa menikmati layanan ini. Selain itu, peningkatan ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang adil dan merata bagi seluruh pelajar di Kota Batu.
Dengan tetap dipertahankannya program Apel Gratis, Pemerintah Kota Batu menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik. Program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak. Harapannya, dengan adanya dukungan transportasi yang memadai, para siswa dapat lebih fokus dalam menempuh pendidikan tanpa khawatir akan kendala transportasi. ( Eno )






