POBSI Kota Batu Kirim Delapan Atlet ke Kejurprov Biliar Jatim 2026 untuk Uji Kemampuan Menuju Porprov 2027

ATLET KE LAMONGAN.jpeg1_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Batu mengirim delapan atlet untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Jawa Timur 2026 yang akan berlangsung di Lamongan pada 22–27 Juni 2026.

Ketua POBSI Kota Batu, Gaib Sampurno, mengatakan Kejurprov Biliar 2026 menjadi agenda resmi Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Jawa Timur dalam rangka pembinaan dan pengembangan atlet biliar di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

“Kegiatan ini wajib diikuti atlet POBSI se-Jawa Timur sebagai bentuk partisipasi menyukseskan pembinaan atlet biliar,” ujar Gaib, Minggu  (21/6/2026).

Kejurprov Biliar 2026 akan digelar di 805 Biliar, Jalan Mastrip Sukomulyo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Kompetisi tersebut menjadi ajang berkumpulnya atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan jam terbang pertandingan.

POBSI Kota Batu memberangkatkan delapan atlet yang terdiri atas enam atlet putra dan dua atlet putri. Seluruh atlet yang dikirim merupakan atlet binaan baru hasil proses seleksi pasca-Porprov yang diproyeksikan menjadi kekuatan Kota Batu pada ajang Porprov Jawa Timur 2027 di Surabaya.

Gaib menjelaskan, keikutsertaan atlet muda dalam Kejurprov bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga sebagai sarana pematangan mental dan pengalaman bertanding menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah.

“Event ini menjadi ajang uji tanding sekaligus uji nyali kemampuan atlet kami hasil seleksi usai Porprov 2025. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan mereka saat menghadapi persaingan di tingkat provinsi,” tegasnya.

POBSI Kota Batu menargetkan Kejurprov Biliar 2026 menjadi momentum evaluasi dan pemetaan kemampuan atlet sebelum memasuki program pembinaan intensif menuju Porprov Jawa Timur 2027.

Melalui keikutsertaan dalam kejuaraan tingkat provinsi tersebut, POBSI Kota Batu berharap para atlet mampu meningkatkan kualitas permainan, memperkuat mental kompetisi, serta menambah pengalaman bertanding sebagai bekal menghadapi agenda olahraga yang lebih besar di masa mendatang. ( Eno)