Studium Generale Universitas Megarezky Dorong Pascasarjana Lahirkan Riset dan Inovasi Berdampak

2053197_11zon

Makassar | Serulingmedia.com — Program Pascasarjana Universitas Megarezky mendorong mahasiswa tidak sekadar menyelesaikan studi, tetapi mampu menghasilkan riset dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Pesan tersebut mengemuka dalam Studium Generale bertema “Menjadi Generasi Pascasarjana Unggul Berbasis Riset, Inovasi, dan Berdampak bagi Masyarakat” yang digelar secara daring melalui Zoom, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan menghadirkan Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagai narasumber utama.

Studium Generale diikuti mahasiswa dan sivitas akademika Program Pascasarjana Universitas Megarezky dari berbagai program studi. Berdasarkan tampilan peserta pada platform Zoom, kegiatan diikuti ratusan peserta.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dr. Ns. Julia Fitrianingsih, S.Kep., M.Kes., M.Kep., menegaskan bahwa pendidikan pascasarjana harus mampu membangun kapasitas akademik mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya kontribusi nyata bagi masyarakat.

Bagi Dr. Julia, mahasiswa pascasarjana memiliki posisi penting dalam membangun budaya akademik yang berbasis riset.

 

Karena itu, proses pendidikan tidak cukup diarahkan pada pencapaian gelar, tetapi harus membentuk kemampuan mahasiswa dalam membaca persoalan, melakukan penelitian, menghasilkan inovasi, dan menghadirkan solusi yang relevan.

“Mahasiswa pascasarjana tidak hanya dituntut menyelesaikan studi, tetapi juga harus mampu menghasilkan pemikiran, riset, dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Riset yang dilakukan harus memiliki relevansi dan dapat memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan yang ada di masyarakat.” ungkap Dr. Julia.

Ia menambahkan, budaya riset dan inovasi perlu terus diperkuat di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa pascasarjana diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan karya akademik yang memiliki nilai manfaat.

Sementara itu, Prof. I Ketut Adnyana dalam pemaparannya menggarisbawahi keterkaitan antara perkembangan teknologi, inovasi, dan kemajuan suatu negara.

Ia antara lain menunjukkan gambaran hubungan Global Innovation Index dengan GDP per capita berdasarkan Purchasing Power Parity (PPP).

 

Materi tersebut menggambarkan pentingnya kapasitas inovasi dalam kaitannya dengan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Pesan “Technology & Innovation Drive Prosperity” menjadi salah satu pokok penting dalam materi yang disampaikan.
Teknologi dan inovasi dipandang sebagai bagian penting dalam mendorong kemajuan.

 

Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menghasilkan pengetahuan, riset, dan inovasi yang dapat menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.

Mahasiswa pascasarjana juga didorong untuk melihat penelitian bukan semata sebagai persyaratan akademik.

 

Riset diharapkan memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat serta berpotensi dikembangkan menjadi inovasi yang memberikan dampak lebih luas.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi.

 

Peserta mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan narasumber sekaligus memperdalam isu seputar riset, inovasi, teknologi, dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan.

Melalui Studium Generale tersebut, Program Pascasarjana Universitas Megarezky menempatkan riset, inovasi, kolaborasi, dan kebermanfaatan masyarakat sebagai bagian penting dalam membentuk generasi pascasarjana yang unggul.

Dr. Julia Fitrianingsih menegaskan, semangat tersebut perlu diwujudkan secara berkelanjutan melalui berbagai aktivitas akademik di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Megarezky.

“Menjadi generasi pascasarjana unggul berarti mampu mengintegrasikan kompetensi akademik dengan kemampuan berinovasi dan memberikan dampak. Karena itu, riset, publikasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan.” lanjutnya.

Tema “Menjadi Generasi Pascasarjana Unggul Berbasis Riset, Inovasi, dan Berdampak bagi Masyarakat” diharapkan tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi menjadi semangat yang terus diwujudkan melalui pendidikan, penelitian, publikasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Universitas Megarezky. ( Yahya Patta/ Buang Supeno).