Pemkot Batu Olah 120 Hektar Lahan Tidur untuk Tanam Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Batu | Serulingmedia.com – Pemerintah Kota Batu mengolah 120 hektar lahan tidur menjadi lahan produktif untuk budidaya jagung hybrida. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program 100 hari kerja Presiden Prabowo dan Walikota Batu.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto, mengungkapkan bahwa program ini melibatkan sinergi antar-lembaga, yakni bekerja sama dengan Polres Batu serta menggandeng 19 kelompok tani dari 13 desa.
“Program ini berangkat dari keberhasilan proyek percontohan di Desa Oro-oro Ombo seluas 20 hektar yang sudah panen dengan hasil mencapai 8 ton per hektar. Ini menjadi pemicu untuk memperluas cakupan hingga 120 hektar,” ungkap Heru di kantornya, Rabu (9/4/2025).
Sebelum penanaman dilakukan, para petani yang terlibat akan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) guna meningkatkan kapasitas dan pemahaman mereka dalam mengelola lahan secara efektif.
“Insyaallah minggu depan kita mulai bintek. Setelah itu, penanaman akan dilakukan di seluruh lahan yang sudah disiapkan, dengan dukungan penuh dari Polres Batu,” tambahnya.
Heru menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan aset milik Pemkot Batu, tanah desa, serta lahan milik kelompok tani. Dalam program ini, pemerintah akan menyediakan bibit, pupuk, serta fasilitas distribusi hasil panen melalui kerja sama dengan Bulog.
Tak hanya jagung, Pemkot Batu juga bekerja sama dengan TNI untuk budidaya padi di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Heru menyebut bahwa sinergi lintas sektor ini penting untuk menjawab tantangan ketahanan pangan di daerah.
Melalui program ini, lahan-lahan tidur yang sebelumnya tidak tergarap kini disulap menjadi pusat produksi pangan baru yang berpotensi besar untuk memperkuat ekonomi lokal dan menjaga stabilitas pangan nasional. (Eno)






